- Banjir masih melanda Cilandak Timur pada Senin (12/1/2026) meskipun tanggul baru selesai dibangun Desember 2025.
- Tanggul mampu menahan luapan langsung Kali Krukut, namun air tetap masuk melalui celah drainase, menyebabkan genangan lebih lambat surut.
- Warga bingung mengenai solusi pembuangan air genangan karena dinas terkait belum memiliki skema teknis yang efektif.
Kondisi ini sedikit berbeda jika dibandingkan dengan peristiwa banjir besar yang sempat melanda kawasan tersebut pada bulan Desember lalu, sebelum adanya tanggul baru.
"Kalau kemarin itu sempet masuk, kira-kira 50 centimeter lah di dalem rumah," kenangnya.
Walaupun tembok tersebut mampu menahan terjangan air secara langsung ke rumahnya, Ali merasakan adanya dampak negatif yang kini menghantui.
"Sekarang kehalang tembok dulu jadinya, surutnya lebih lambat," keluhnya.
Kebingungan kini menyelimuti benak warga karena dinas terkait dianggap belum memiliki skema pembuangan air genangan yang matang.
"Iya bingung juga. Jadi ini kayak solusinya mau disedot apa mau gimana gitu, kan jadi bingung ini. Disedot juga alirannya ke mana airnya, dari tadi juga mikirin aja. Disedot percuma, di sananya belum siap untuk itu gitu," pungkas Ali.
Kini, warga hanya bisa menaruh harapan besar pada kebijakan pemerintah agar ada langkah teknis yang lebih efektif selain sekadar membangun tembok raksasa.
"Ya harapannya biar nggak kebanjiran, mungkin apa ya, ya gimana caranya biar air itu nggak limpas ke perkampungan gitu aja. Gimana dengan solusi apa pemerintah gitu," tutup Ali penuh harap.
Total, ada 3 RT yang sampai siang ini masih tergenang banjir di kawasan Cilandak Timur, meski tinggi air berangsur surut.
Baca Juga: Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Selain di Cilandak Timur, masih ada 19 RT lain di wilayah Jakarta Selatan yang juga tengah berjibaku dengan luapan Kali Krukut.
Berita Terkait
-
Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji
-
Tips Menghindari Beli Motor Bekas Kena Banjir Rob, Cek Dulu 5 Bagian Berikut
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Banjir Arteri, Polisi Izinkan Sepeda Motor Masuk Tol Sunter dan Jembatan 31
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi