- Hujan lebat dan angin kencang pada 12 Januari 2026 di DIY menyebabkan satu korban jiwa tersambar petir di sawah Kulon Progo.
- Sleman mengalami dampak signifikan berupa 28 pohon tumbang, merusak 12 rumah serta jaringan listrik di 11 kapanewon.
- Cuaca ekstrem juga melanda Gunungkidul, Bantul, dan Kota Yogyakarta, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan tanah longsor di beberapa lokasi.
Sementara itu, berdasarkan laporan Pusdalops BPBD DIY menunjukkan cuaca ekstrem pada hari yang sama memang berdampak hampir merata di seluruh wilayah DIY.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan meluas ke lima kabupaten/kota.
Di Kabupaten Gunungkidul, cuaca ekstrem berdampak pada rumah warga, balai dusun, kandang ternak, hingga menyebabkan tanah longsor. Dampak tersebut terjadi di tiga kelurahan, yakni Hargomulyo, Mertelu, dan Sampang, yang seluruhnya berada di wilayah Kapanewon Gedangsari.
Sementara di Kabupaten Bantul, cuaca ekstrem berdampak di 12 lokasi yang tersebar di enam kapanewon. Di Kapanewon Sedayu tercatat tiga kejadian pohon tumbang. Adapun di Kapanewon Pajangan, Srandakan, Pandak, dan Bantul masing-masing terjadi dua kejadian pohon tumbang. Satu kejadian pohon tumbang lainnya dilaporkan terjadi di Kapanewon Pleret.
Lalu di Kota Yogyakarta tercatat ada 2 pohon tumbang yang pertama di Tegalrejo menimpa angkringan dan menutup akses jalan. Kemudian kedua di Mantrijeron menimpa jaringan listrik, PJU, Telkom, dan sudah terkondisi semua.
Sementara Kulon Progo terdampak di 5 titik di dalam 3 kapanewon yaitu Wates, Lendah dan Panjatan. Di antaranya 5 pohon tumbang, 3 akses jalan terganggu, 2 jaringan listrik rusak dan 1 baliho roboh.
Pendataan lanjutan di seluruh wilayah terdampak cuaca ekstrem tersebut masih dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran