- Hujan deras pada Senin (12/1/2026) menyebabkan genangan di Jakarta; BPBD mencatat 11 RT terdampak hingga Selasa siang.
- Genangan sisa hujan berada di Jakarta Barat dan Utara, ketinggian air umumnya di bawah 50 sentimeter, memaksa warga mengungsi.
- Pemerintah mengerahkan personel gabungan untuk menyedot genangan air dan menyediakan kebutuhan dasar bagi lebih dari 1.300 jiwa pengungsi.
Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta pada Senin (12/1/2026) menyisakan genangan di sejumlah titik hingga hari berikutnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 11 Rukun Tetangga (RT) masih terdampak banjir hingga Selasa (13/1/2026) siang.
Berdasarkan data terkini, seluruh titik genangan yang tersisa berada di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara dengan ketinggian air di bawah 50 sentimeter.
Di Jakarta Barat, sebanyak 5 RT di Kelurahan Tegal Alur masih terendam air setinggi 30 sentimeter akibat curah hujan yang tinggi.
Sementara itu, wilayah Jakarta Utara mencatatkan 6 RT yang masih tergenang, mencakup Kelurahan Kalibaru dan Kelurahan Warakas.
Ketinggian air di Kelurahan Warakas tercatat mencapai 35 sentimeter, sedangkan di Kelurahan Kalibaru berada pada level 30 sentimeter.
Kondisi tersebut membuat ratusan kepala keluarga memilih bertahan di tempat perlindungan sementara atau posko pengungsian.
BPBD melaporkan total pengungsi di Kelurahan Tegal Alur saja mencapai 516 jiwa yang tersebar di lima lokasi, termasuk RPTRA Alur Anggrek.
Jumlah penyintas yang cukup masif juga terlihat di Jakarta Utara, di mana terdapat 530 jiwa yang menghuni Rusun Embrio di Kelurahan Semper Barat.
Baca Juga: Sosiolog USK Sebut Peran Dasco Jadi Titik Balik Percepatan Pemulihan Aceh
Secara keseluruhan, tercatat lebih dari 1.300 jiwa kini menempati fasilitas publik seperti gedung pelayanan masyarakat, masjid, hingga balai warga.
Guna menangani situasi ini, pemerintah daerah telah menyiagakan personel gabungan untuk memonitor kondisi dan mempercepat surutnya air.
"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangan tertulis.
Langkah pemompaan air terus dioptimalkan oleh petugas di lapangan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal dalam waktu singkat.
Warga yang berada dalam kondisi darurat tak lupa diminta untuk segera menghubungi pusat bantuan melalui saluran resmi yang tersedia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Ramai-ramai Kecam Hinaan Donald Trump ke Paus Leo XIV, PM Italia Ikut Kesal
-
Wajah Serius Menhan AS Saat Sjafrie Sjamsoeddin Teken Kerjasama, Apa Isinya?
-
Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah
-
Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS
-
Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya
-
Ketika Tuhan Dihina, Klimaks Blunder Gambar Yesus Donald Trump
-
Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat
-
Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia
-
Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua
-
Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme