- Kejagung melacak aset Jurist Tan, tersangka korupsi laptop Kemendikbudristek, sejalan dengan penyidikan pokok perkara.
- Jurist Tan, yang disebut 'jari menteri' dan buron, memiliki kewenangan dominan atas anggaran, SDM, dan regulasi.
- Kesaksian mengungkap staf kementerian merasa takut karena ucapan Jurist Tan disamakan dengan pernyataan Menteri Nadiem Makarim.
Suara.com - Perburuan terhadap Jurist Tan, tersangka kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang kini buron, memasuki babak baru.
Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan tim penyidik Gedung Bundar kini tengah menyisir dan melacak seluruh aset kekayaan milik sang 'wanita misterius' yang pernah memegang kekuasaan besar di era Menteri Nadiem Makarim.
Meski keberadaan Jurist Tan masih menjadi teka-teki, Kejagung menegaskan bahwa upaya pengembalian kerugian negara tidak akan berhenti.
Perburuan harta ini berjalan paralel dengan penyidikan pokok perkara yang merugikan negara triliunan rupiah tersebut.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyatakan bahwa penelusuran aset tidak hanya berhenti pada Jurist Tan, tetapi juga menyasar pihak-pihak lain yang terindikasi menikmati aliran dana haram dari proyek digitalisasi pendidikan ini.
“Asetnya kami telusuri. Jadi, paralel dengan kegiatan penyidikan untuk pembuktian. Tim penyidik gedung bundar tidak hanya pemidanaan, tetapi tetap menelusuri aset-aset,” kata Anang Supriatna di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Langkah agresif Kejagung ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan, peran Jurist Tan disebut sangat sentral dan dominan dalam mengatur proyek jumbo tersebut.
Anang bahkan secara terbuka menantang Jurist Tan untuk menyerahkan diri jika merasa tidak bersalah.
“Peranan dia dominan sekali. Sekarang permasalahannya, Jurist Tan kalau memang tidak merasa bersalah, ya, hadir saja. Kalau mau, sih, untuk membuktikan,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Baca Juga: Cekal Bos Djarum, Kejagung Klaim Masih Usut Dugaan Korupsi Manipulasi Pajak
Sosok 'Ditakuti' dan Disebut 'Jari Menteri'
Dominasi Jurist Tan terkuak jelas dari kesaksian Widyaprada Ahli Utama Kemendikdasmen, Sutanto, yang merupakan mantan Sekretaris Ditjen PAUD Dikdasmen.
Dalam sidang, Sutanto membeberkan betapa besarnya kewenangan yang dimiliki Jurist Tan saat menjabat sebagai staf khusus Mendikbudristek Nadiem Makarim.
Jaksa penuntut umum bahkan mencecar saksi dengan pertanyaan tajam mengenai status Jurist Tan yang disebut-sebut sebagai 'jari menteri'.
"Apa benar Jurist Tan ini staf khusus menteri yang diberi kewenangan luas, bahkan Jurist Tan ini sampai dibilang, kononnya, jaril menteri pada saat itu? Apa benar seperti itu?" tanya jaksa kepada saksi.
Jawaban Sutanto pun mengejutkan. Ia mengonfirmasi bahwa Nadiem Makarim sendiri yang memberikan legitimasi atas kewenangan luar biasa tersebut, mencakup tiga pilar krusial di kementerian: anggaran, sumber daya manusia (SDM), dan regulasi.
Berita Terkait
-
Cekal Bos Djarum, Kejagung Klaim Masih Usut Dugaan Korupsi Manipulasi Pajak
-
Mengawal Hukum atau Mengintimidasi? Kehadiran TNI di Ruang Sidang Tipikor
-
Kejagung Akui Telah Periksa Eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman di Kasus Izin Tambang
-
Sentilan Keras Peter Gontha: Buat Apa Ada KY Jika Hakim 'Bermasalah' Adili Nadiem?
-
Misteri Jurist Tan Dijuluki 'Bu Menteri': Hakim Gregetan, Jaksa Didesak Segera Tangkap Buronan Ini
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo