- KIP mengabulkan sengketa informasi Bonatua Silalahi, memaksa KPU membuka dokumen ijazah Presiden Jokowi.
- Putusan ini menyatakan salinan ijazah yang dipakai pencalonan presiden adalah informasi terbuka untuk publik.
- Bonatua Silalahi, akademisi dan pengamat kebijakan publik, memimpin perjuangan transparansi ini demi kepentingan umum.
Keahliannya yang mendalam di bidang procurement membuatnya dipercaya sebagai anggota Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI). Tak berhenti di situ, ia juga mendirikan PT. Konsultan Kebijakan Publik, sebuah lembaga yang memberikan advis strategis terkait perencanaan, persiapan, hingga mitigasi risiko dalam skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Namun, cakupan intelektual Bonatua tidak hanya terbatas pada isu tata kelola pemerintahan. Ia juga seorang penulis yang peduli pada pelestarian sejarah dan budaya. Hal ini dibuktikannya melalui buku karyanya berjudul Kerajaan Batak sejak 1511: Geopolitik dan Perubahannya, yang mengupas tuntas sejarah Batak dari sudut pandang geopolitik.
Sikap kritisnya sudah terlihat jauh sebelum sengketa ijazah ini mencuat. Pada 2025, ia bersama Roy Suryo juga tercatat berhasil mendapatkan salinan resmi ijazah Presiden Joko Widodo dari KPU.
Lebih dari itu, kepeduliannya yang luas juga membawanya mengajukan judicial review atas Undang-Undang Provinsi Sumatera Utara. Langkah hukum ini ia tempuh dengan alasan kuat untuk melestarikan warisan budaya Batak serta memastikan adanya kepastian hukum terkait batas wilayah adat.
Berita Terkait
-
Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
-
KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
-
Terbongkar, Ini Daftar 9 Informasi Ijazah Jokowi yang Sengaja Ditutupi KPU
-
Pelukan Jokowi-Eggi Sudjana di Solo Akhiri Drama Sengketa Ijazah: Bagaimana Nasib Roy Suryo Cs?
-
Fauzan Ohorella Soroti Kasus Ijazah Jokowi yang Mandek, Polda Metro Jaya Diminta Bertindak Tegas
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026