- Menlu China Wang Yi dan Menlu Iran berdialog pada 15 Januari 2026, menekankan penolakan ancaman militer dan pentingnya dialog internasional.
- AS meningkatkan kekuatan militer di Timur Tengah dengan memindahkan gugus tugas kapal induk USS Abraham Lincoln dan aset udara strategis.
- Televisi pemerintah Iran menayangkan pesan provokatif terhadap Presiden Trump, sementara Trump menunda serangan setelah ada informasi penghentian eksekusi demonstran.
Suara.com - Di tengah meningkatnya eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, Beijing secara terbuka menyatakan sikapnya.
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, melakukan pembicaraan telepon mendalam dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Kamis (15/1/2026).
Dalam dialog tersebut, China menekankan penolakan keras terhadap segala bentuk ancaman militer dalam hubungan internasional.
Beijing menggarisbawahi pentingnya menjunjung tinggi Piagam PBB dan hukum internasional. Wang Yi menyatakan bahwa upaya memaksakan kehendak satu negara terhadap negara lain tidak dapat dibenarkan dan menyerukan semua pihak untuk mengedepankan dialog guna meredakan konflik.
Dalam percakapan tersebut, Wang Yi menyampaikan keyakinannya bahwa rakyat dan pemerintah Iran mampu menjaga persatuan di tengah masa sulit.
China berkomitmen untuk terus memainkan peran konstruktif demi terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.
Di sisi lain, Abbas Araghchi menjelaskan bahwa gelombang demonstrasi yang mengguncang Iran belakangan ini dipicu oleh campur tangan pihak eksternal.
Namun, ia memastikan bahwa situasi domestik telah terkendali setelah pemerintah mengambil langkah-langkah pengamanan. Araghchi menegaskan bahwa Iran telah bersiap menghadapi segala bentuk intervensi luar sambil tetap membuka pintu diplomasi.
Meskipun diplomasi sedang berjalan, pengerahan kekuatan militer AS di kawasan tersebut menunjukkan intensitas yang sangat tinggi.
Baca Juga: Viral Donald Trump Diduga Beri Isyarat Jari Tengah Saat Kunjungi Pabrik Ford
Kementerian Pertahanan AS telah memindahkan gugus tugas kapal induk USS Abraham Lincoln dari Laut China Selatan menuju wilayah tanggung jawab CENTCOM di Timur Tengah.
Selain kapal induk, Washington juga menyiagakan aset udara strategis di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar, yang meliputi:
Jet Tempur Siluman F-35
Pesawat Bomber Strategis
Pesawat Tanker untuk dukungan pengisian bahan bakar udara.
Langkah ini memperkuat posisi AS untuk memproyeksikan kekuatan udara secara cepat jika terjadi konfrontasi fisik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan