Suara.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi membuka pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun anggaran 2026.
Rekrutmen ini dimulai sejak Kamis, 15 Januari 2026, hingga ditutup pada 22 Januari 2026 mendatang. Program ini merupakan jalur khusus bagi lulusan Diploma 4 (D4), Sarjana (S1), hingga Pascasarjana (S2) untuk berkarier sebagai perwira Polri.
Pendidikan SIPSS bertujuan mencetak Perwira Pertama dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) yang memiliki keahlian spesifik sesuai latar belakang pendidikan akademisnya.
Nantinya, para peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan menjalani masa pendidikan di Akpol Lemdiklat Polri, Semarang, Jawa Tengah.
Persyaratan Umum dan Kriteria Pendaftar
Calon peserta harus memenuhi sejumlah kriteria dasar untuk dapat mengikuti seleksi ini. Secara umum, pendaftar wajib berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) yang taat kepada Tuhan Yang Maha Esa dan tidak berstatus sebagai anggota TNI, Polri, maupun PNS.
Beberapa poin syarat administratif lainnya meliputi:
- Lulusan dari PTN atau PTS dengan akreditasi minimal B atau "Sangat Baik".
- Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.
- Sehat jasmani dan rohani, serta tidak pernah terlibat tindak pidana (dibuktikan dengan SKCK).
- Bersedia tidak menikah selama masa pendidikan berlangsung.
- Memenuhi standar tinggi badan minimal: 162 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita.
Batasan Usia Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Aturan usia maksimal bagi pendaftar ditentukan berdasarkan tingkat ijazah yang dimiliki pada saat pelantikan:
Baca Juga: PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
D4 dan S1: Maksimal 26 tahun.
S1 Profesi: Maksimal 28 tahun.
S2 dan S2 Profesi: Maksimal 30 tahun.
Dokter Spesialis: Maksimal 40 tahun.
Daftar Jurusan yang Dibutuhkan
SIPSS 2026 mencari lulusan dari berbagai disiplin ilmu, di antaranya:
S1/S1 Profesi: Ilmu Pemerintahan, Teknik Sipil, Kedokteran Gigi, Farmasi (Apoteker), Desain Komunikasi Visual, Biologi, Kimia, Fisika, Teknologi Informasi, Statistika, Hukum, hingga Sastra Korea dan Prancis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata
-
Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?
-
Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat
-
Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara
-
Kritik Rencana Penambahan Layer Cukai Rokok Ilegal, Pakar Sebut Tak Efektif Tekan Konsumsi
-
Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban
-
DPR Tegaskan Kedaulatan Udara RI Mutlak, Militer AS Tak Bisa Asal Melintas
-
Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!
-
Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi
-
Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS