News / Metropolitan
Senin, 19 Januari 2026 | 09:59 WIB
Warga beraktivitas di tengah banjir yang melanda pemukiman padat penduduk di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Seluruh titik banjir dan genangan di wilayah Jakarta telah surut total.
  • Keberhasilan ini berkat kerja kolaboratif antara petugas gabungan dan masyarakat.
  • Meskipun sudah surut, warga tetap diimbau untuk waspada potensi hujan.

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa seluruh titik banjir yang merendam Ibu Kota akibat hujan deras pada Minggu (18/1/2026) telah surut sepenuhnya pada Senin (19/1/2026) pagi.

Kerja keras petugas gabungan berhasil membuat genangan terakhir di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, surut dalam hitungan jam.

"Hal ini terjadi berkat upaya kolaboratif yang dilakukan oleh OPD terkait... yang telah mengerahkan personel berikut peralatan pendukung seperti pompa mobile," bunyi pernyataan resmi BPBD DKI Jakarta.

Selain kerja petugas di lapangan, peran aktif dari unsur masyarakat, seperti RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya, juga dinilai memiliki andil besar dalam proses penanganan.

Imbauan Kewaspadaan Tetap Berlaku

Meskipun seluruh genangan telah kering, BPBD tetap meminta warga untuk tidak lengah. Kewaspadaan dini diperlukan mengingat potensi hujan lebat masih dapat terjadi sewaktu-waktu.


"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan," lanjut pernyataan tersebut.

Warga juga diminta untuk segera melapor jika menemukan situasi darurat di lingkungan sekitar.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi pada hari Minggu telah menyebabkan genangan di puluhan titik. Data terakhir BPBD pada Minggu malam mencatat adanya 40 RT dan 12 ruas jalan yang masih tergenang di berbagai wilayah Jakarta.

Baca Juga: Enam Pohon Tumbang di Jakarta Akibat Cuaca Ekstrem, Timpa Rumah dan Kabel Listrik

Load More