- Pesawat ATR 42-500 IAT (PK-THT) hilang kontak pada 17 Januari 2026 saat rute Yogyakarta-Makassar, membawa sepuluh orang.
- Puing ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan, dengan dugaan awal penyebab adalah CFIT.
- Evakuasi jenazah korban di lokasi terjal terhambat oleh kondisi tebing ekstrem dan hujan lebat pada 18 Januari 2026.
Benturan keras dengan gunung ini juga diduga menjadi penyebab rusaknya emergency locator transmitter (ELT). Alat vital ini seharusnya memancarkan sinyal darurat secara otomatis saat terjadi kecelakaan untuk memandu tim SAR. Matinya sinyal ELT membuat proses pencarian lokasi pesawat menjadi jauh lebih sulit.
4. Evakuasi Ekstrem di Tebing Vertikal 90 Derajat
Medan di lokasi penemuan korban menjadi tantangan terbesar bagi tim SAR gabungan. Pada Minggu siang (18/1/2026), satu jenazah korban berhasil ditemukan, namun lokasinya berada di titik yang sangat berbahaya.
Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menjelaskan bahwa korban ditemukan di dinding tebing dengan kemiringan nyaris vertikal 90 derajat, di atas jurang sedalam 200 meter. Tim evakuasi terpaksa menggunakan teknik rappelling (turun tebing menggunakan tali) untuk bisa menjangkau dan mengangkat jenazah.
5. Hujan Lebat Menunda Proses Evakuasi
Upaya heroik tim SAR untuk mengevakuasi korban pertama terpaksa dihentikan sementara pada Minggu petang. Hujan lebat yang mengguyur kawasan Gunung Bulusaraung membuat kondisi tebing menjadi sangat licin dan berbahaya, sehingga meningkatkan risiko bagi para petugas.
Tim SAR memutuskan untuk mendirikan posko darurat di dekat lokasi penemuan. Rencananya, setelah berhasil diangkat, jenazah akan dibawa melalui jalur darat ke Posko Tompobulu di Kecamatan Balocci, Pangkep, sebelum akhirnya dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk proses identifikasi lebih lanjut. (Tsabita Aulia)
Berita Terkait
-
Tim SAR Gabungan Temukan Serpihan Pesawat ATR 42-500
-
Kemenhub Ungkap Kondisi Awak Hingga Pesawat ATR 42-500 Fit dan Layak Terbang
-
Terpopuler: Spesifikasi Pesawat ATR 42-500, Daftar Promo HP Imlek 2026
-
Menhub Minta Masyarakat Tak Berspekulasi Soal Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500
-
Respon ATR Setelah Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
Terkini
-
Berkedok Toko Plastik, Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Berbahaya Ilegal di Jagakarsa
-
DPR Tegaskan Revisi UU Pilkada Tak Masuk Prolegnas, Tepis Isu Pemilihan via DPRD
-
Eks Wamenaker Noel Didakwa Dapat Gratifikasi Rp3,3 Miliar dan Motor Ducati Scrambler
-
Diduga Terlibat Pemerasan Rp6,5 Miliar, Jaksa Sebut Eks Wamenaker Noel Terima Uang Rp70 Juta
-
Setelah Desember Lalu, Kini Sudirman Said Kembali Diperiksa Kejagung Soal Petral, Ada Apa?
-
Kronologi 2 Lelaki Janjian Masturbasi Bersama di TransJakarta, Dikira Bocoran AC
-
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Parpol, Pengamat: Anies Baswedan Tak Cukup Andalkan Akar Rumput
-
Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Dua Aksi Demo di Monas dan DPR
-
SBY Ingatkan Bahaya Perang Dunia III: 5 Miliar Nyawa Terancam, Peradaban Bisa Musnah!
-
Sinergi Brantas Abipraya dan Kementerian PU Perkuat Pemulihan Sumbar Pascabencana