- Presiden Prabowo pimpin rapat kabinet mengenai penertiban hutan dari London.
- Kunjungan kerja di Inggris untuk bertemu Perdana Menteri dan Raja Charles III.
- Rapat tersebut membahas progres kerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan Nasional.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas mengenai perkembangan penertiban kawasan hutan nasional melalui konferensi video dari London, Inggris, pada Senin (19/1/2026). Rapat ini digelar di tengah agenda kunjungan kerja Presiden di Inggris.
Menurut keterangan tertulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, rapat tersebut diikuti oleh sejumlah anggota kabinet dari Jakarta, antara lain Jaksa Agung, Menteri Pertahanan, Menteri ATR/Kepala BPN, Menteri Hukum, Mensesneg, serta Kepala BPKP.
Sementara itu, Presiden didampingi langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Seskab Teddy Indra Wijaya.
"Rapat membahas perkembangan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan yang dibentuk oleh Presiden Prabowo sejak Januari 2025," kata Teddy.
Sebelumnya, Presiden Prabowo tiba di Bandar Udara London Stansted, Inggris, pada Minggu (18/1/2026). Ia disambut oleh perwakilan pemerintah Inggris, serta Duta Besar RI untuk Inggris Desra Percaya dan Atase Pertahanan RI Kolonel Inf. Wiyata S. Aji.
Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Inggris
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral dan kemitraan strategis antara kedua negara. Selama di Inggris, Presiden dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Keir Starmer dan Raja Charles III.
Hubungan diplomatik Indonesia-Inggris yang telah terjalin sejak 1949 kini bertumpu pada empat pilar utama: pertumbuhan ekonomi, iklim dan energi, pertahanan dan keamanan, serta hubungan antarmasyarakat.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menjalankan diplomasi aktif dan memperluas kerja sama internasional.
Baca Juga: Istana Jawab Ancaman Mogok: Perpres Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc di Meja Presiden Prabowo
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
Terkini
-
Rekomendasi Akhir Pekan di Jakarta: Dari Indofest hingga Pameran Keris Nasional
-
KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang
-
Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%
-
Kawal Sekolah Rakyat: Ombudsman Beri Masukan Tata Kelola, Sarpras hingga SDM
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Jejak Silmy Karim Palak WNA dalam Proses Izin Tinggal
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan