- Perbaikan Jalan Raya Juanda Depok, selesai 10 Januari 2026, kembali rusak parah dalam sebelas hari.
- Lubang jalan berdiameter 60 cm dan kedalaman 5 cm menyebabkan kecelakaan motor saat hujan 20 Januari 2026.
- Polisi memasang traffic cone pada 21 Januari 2026; warga menuntut perbaikan permanen berkualitas tinggi segera dilakukan.
Suara.com - Belum genap dua minggu menikmati aspal 'mulus', ada bagian Jalan Raya Juanda, Kota Depok, kembali berubah menjadi jalur maut.
Proyek perbaikan yang dilakukan pada 10 Januari 2026 lalu seolah sia-sia setelah aspal di jalur yang mengarah ke Jalan Raya Bogor tersebut kembali hancur dan membahayakan nyawa pengendara.
Kerusakan parah ini mendadak viral setelah diunggah oleh akun Instagram @liputandepok_ dan @brorondm.
Dalam rekaman video tersebut, terlihat wajah Jalan Juanda yang compang-camping dengan lubang-lubang menganga di berbagai titik.
Jebakan Batman di Malam Hari
Bukan sekadar retakan kecil, lubang-lubang tersebut memiliki diameter rata-rata sekitar 60 sentimeter dengan kedalaman mencapai 5 sentimeter.
Kondisi permukaan jalan yang tidak rata ini menjadi ancaman serius, terutama saat malam hari. Minimnya pencahayaan di lokasi membuat lubang-lubang tersebut tak kasat mata, layaknya "jebakan batman" bagi pengendara yang melintas.
Buruknya kualitas jalan ini akhirnya memakan korban. Pada Selasa pagi (20/1/2026), saat hujan mengguyur Depok, sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh akibat terperosok ke dalam lubang yang tertutup genangan air.
Insiden ini sontak memicu kemarahan dan kekhawatiran warga. Publik mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek perbaikan jalan yang hanya mampu bertahan selama 11 hari sebelum kembali rusak total.
Baca Juga: 30 Tahun Menanti, Jalan Rusak di Karet Tengsin Akhirnya Mulus dalam Sebulan
Menanggapi situasi yang kian darurat, aparat kepolisian bergerak cepat. Pada Rabu (21/1/2026), petugas memasang Safeline Traffic Cone di titik-titik kerusakan paling parah.
Pemasangan rambu sementara ini diharapkan dapat membuat pengendara lebih waspada dan mencegah bertambahnya angka kecelakaan.
Namun, warga menegaskan bahwa traffic cone bukanlah solusi akhir.
Masyarakat mendesak pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan permanen dengan standar kualitas yang lebih tinggi, bukan sekadar tambal sulam.
"Kami butuh tindakan nyata, bukan perbaikan asal-asalan yang cepat rusak lagi. Keselamatan pengguna jalan harus jadi prioritas utama," tegas salah satu warga di media sosial.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Pria di Depok Tewas Ditusuk Saat Tertidur Pulas, Pelaku Teriak 'Gua Orang Lampung'
-
Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran
-
30 Tahun Menanti, Jalan Rusak di Karet Tengsin Akhirnya Mulus dalam Sebulan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ancaman Perang Terbuka Meluas di Timur Tengah, Negara Arab Tak Mau Terlibat Konflik Iran dan AS
-
Prabowo Bilang Banyak Pemuda Idap Kanker karena Atap Rumah Asbes: Kembali Pakai Ijuk
-
5 Sepatu Lari Adidas Terbaik untuk Daily Run, Nyaman Dipakai Latihan Setiap Hari
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih di Papua Berisiko Mubazir
-
Jangan Beli Dulu, Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.623.000/Gram
-
5 Tablet Android Murah dengan Stylus Pen untuk Catat Materi Kuliah, Praktis buat Mahasiswa
-
Mengapa Koruptor Pindah ke Emas? Saatnya AI Mengendus Brankas Tersembunyi
-
Duaarrr! Rudal Iran Hancurkan 3 Jet Tempur F-35 AS di Pangkalan Al-Azraq Yordania
-
3 HP All-Rounder Terbaik Pilihan David GadgetIn, Performa Jempolan
-
Penggunaan Charger Motor Listrik ALVA Catatkan Lonjakan Tiga Kali Lipat