- Presiden Prabowo Subianto disambut antusias diaspora dan pelajar Indonesia di hotel Swiss pada Rabu (21/1/2026) malam.
- Penyambutan mencakup salam khas Batak Karo serta pemberian buket bunga oleh dua anak kecil kepada Presiden.
- Kehadiran Prabowo di Swiss adalah untuk berpartisipasi dan berpidato dalam acara World Economic Forum 2026 di Davos.
"Sehat, Pak?" tanya seorang pelajar Indonesia
"Alhamdulillah," kata Prabowo.
Diketahui kehadiran Prabowo di Swiss dalam rangka hadir dan memberikan pidato di World Economic Forum 2026 di Davos, Kamis (22/1/2026).
Terpisah, Pardi salah seorang diaspora Indonesia di Swiss, mengaku senang dengan kehadiran kepala negara.
Ia yang sudah menetap sejak 1995 di Basel, sengaja meluangkan waktu dua jam perjalanan dari kediaman menuju hotel untuk menyambut kehadiran presiden secara langsung.
"Ya saya sangat senang sekali karena sudah lama ya tidak ada Presiden dari Indonesia yang datang ke sini. Tahun lalu sebetulnya ada rencana tapi dibatalkan dan alhamdulillah tahun ini terlaksana lancar ya, dan saya sangat senang sekali ya," tutut Pardi usai menyambut Prabowo bersama diaspora lainnya.
Ia menyambut positif kehadiran kepala negara secara langsung di Forum Ekonomi Global.
"Dan kami berharap bahwa Indonesia semakin membuka pintunya, semakin banyak orang tertarik ke Indonesia untuk berinvestasi dan kita bertambah aset untuk keluar ya. Jadi kita lebih berkembang secara internasional. Itu harapan kami sebagai diaspora," tuturnya.
Turut menyambut kehadiran Prabowo di lobby hotel, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Baca Juga: Dasco Luruskan Isu Pencalonan Thomas Djiwandono: Diusulkan BI, Sudah Mundur dari Gerindra
Sedangkan mendampingi Prabowo, tampak Ragowo Hediprasetyo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Selain itu sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, hadir juga di hotel menyambut kedatangan Prabowo, di antaranya Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Y.M. Sidharto R. Suryodipuro; Deputi Wakil Tetap II PTRI Jenewa, Duta Besar Nur Rakhman Setyoko; dan Atase Darat KBRI Paris, Kol. Arm. Aji Nugroho.
Berita Terkait
-
Laporan Suara.com dari Swiss: Prabowo Siap Hadir di World Economic Forum 2026
-
Diplomasi Teh Hangat Prabowo-Raja Charles III: Santai Ngeteh di Tengah Dinginnya London
-
Dari Kopi, Nongkrong, Lalu Investasi: Strategi Indonesia Pikat Investor di WEF Davos 2026
-
Dari London, Prabowo Gelar Ratas Bahas Penertiban Hutan
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
- Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Pilihan
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
Terkini
-
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Baru di Seluruh Indonesia
-
Terjepit Banjir dan Tren Belanja Online, Nestapa Pedagang Pasar Cipulir Menjelang Idulfitri
-
Dunia Penuh Bahaya, Prabowo: Pertikaian Kekuatan Besar Bisa Seret Bangsa Lain
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
Cak Imin Ajak Masyarakat Olahraga Jelang Buka Puasa: Sehat Itu Bikin Umur Panjang dan Lebih Irit
-
Prabowo Tegaskan RI Non-Blok: Indonesia Bebas Aktif, Tidak Memihak
-
Prabowo: Jangan Cuma Bicara yang Manis-manis, Akui Masih Ada Pejabat Mengecewakan
-
Bahlil Sebut BBM Aman, Pengamat: Aslinya Rawan!
-
Menguak Surat Megawati untuk Ali Khamenei di Tengah Retaknya Hubungan Batin Iran-RI
-
Alasan Mendagri Larang Kepala Daerah Pergi dari Wilayahnya saat Lebaran 2026