- Banjir kiriman dari Ciliwung dan Katulampa merendam Kebon Pala, Jatinegara, mencapai 130 cm pada Jumat (23/1/2026).
- Kenaikan air dini hari dipicu status Siaga 3 Bendung Katulampa, meskipun sempat terjadi penurunan ketinggian air pagi harinya.
- Banjir DKI Jakarta berdampak pada 125 RT dan 14 ruas jalan, namun warga mayoritas memilih bertahan di rumah.
Suara.com - Warga di kawasan Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur, harus kembali berhadapan dengan genangan air yang merendam permukiman mereka.
Banjir kiriman dari Sungai Ciliwung dan Bendung Katulampa, Bogor, menyebabkan ketinggian air di wilayah tersebut mencapai 130 sentimeter atau 1,3 meter pada Jumat (23/1/2026).
Kondisi ini memaksa warga untuk mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Banjir yang terjadi merupakan gelombang kedua setelah genangan sempat surut pada hari sebelumnya.
Camat Jatinegara, Endang Kartika, mengonfirmasi bahwa naiknya air merupakan imbas langsung dari peningkatan debit di hulu.
"Iya, banjir kiriman Ciliwung dan Katulampa, karena di sana naik. Banjir ini terjadi sejak Kamis (22/1) sore. Ini adalah tahap kedua," kata Camat Jatinegara, Endang Kartika di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (23/1/2026).
Endang menjelaskan kronologi naiknya air yang terjadi secara cepat pada dini hari. Pemicu utamanya adalah status siaga di Bendung Katulampa yang kembali meningkat, mengirimkan volume air yang lebih besar ke arah Jakarta.
"Jadi tadinya sempat surut, namun Katulampa naik kembali sehingga sekitar pukul 02.00 WIB air mulai naik hingga mencapai 130 sentimeter," ujar Endang sebagaimana dilansir Antara.
Menurutnya, status Bendung Katulampa yang bertahan pada level Siaga 3 menjadi indikator utama yang terus dipantau oleh jajarannya untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.
Meskipun ketinggian air sempat menyentuh angka 1,3 meter, Endang menyebut ada sedikit penurunan pada pagi hari.
Baca Juga: Pengemudi Mobil Tewas Saat Macet Horor Banjir Jakarta, Pramono Sampaikan Duka Cita
"Alhamdulillah kami sudah siap-siap membantu warga. Untuk wilayah Kebon Pala sendiri air sudah mulai surut di angka sekitar 125 sentimeter," katanya.
Uniknya, meski rumah mereka terendam banjir cukup tinggi, hingga saat ini belum ada warga Kebon Pala yang menempati posko pengungsian resmi yang telah disiapkan. Sebagian besar dari mereka memilih untuk bertahan di rumah masing-masing.
Warga yang memiliki rumah dua lantai memutuskan untuk tetap tinggal dengan menempati lantai atas.
Sementara sebagian lainnya memilih untuk mengungsi sementara ke kediaman sanak saudara yang lokasinya lebih aman dari jangkauan banjir.
"Untuk sementara ini belum ada pengungsian. Di beberapa titik Jatinegara memang terdampak, tapi warga sudah mempersiapkan diri," katanya.
Secara terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta merilis data terbaru mengenai dampak banjir secara keseluruhan di ibu kota. Hingga Jumat pagi, genangan air masih merendam ratusan Rukun Tetangga (RT) dan belasan ruas jalan.
Berita Terkait
-
Pengemudi Mobil Tewas Saat Macet Horor Banjir Jakarta, Pramono Sampaikan Duka Cita
-
Banjir Kepung Jakarta: Puluhan Rute Transjakarta dan Mikrotrans Setop Operasi, Ini Daftarnya
-
Banjir 50 Cm Tutup Outer Ring Road arah Kembangan Jakbar, Polisi Alihkan Arus dan Siagakan Personel
-
Banjir Masih Menggenang, Daftar Rute Transjakarta yang Setop Operasi dan Dialihkan Pagi Ini
-
Jakarta Terkepung Banjir, Disdik DKI Resmi Berhentikan Sekolah Tatap Muka Sementara
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun