News / Nasional
Minggu, 25 Januari 2026 | 09:43 WIB
Presiden Prabowo Subianto pada World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (Foto: biro pers sekretariat presiden)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto tiba di Jakarta pada Sabtu, 24 Januari 2026, setelah kunjungan resmi ke Inggris, Swiss, dan Prancis.
  • Di Inggris, Prabowo meraih kemitraan strategis baru dan komitmen investasi 4 miliar poundsterling serta kerja sama maritim.
  • Di Swiss, Prabowo menyampaikan pidato tentang ekonomi Indonesia pada World Economic Forum dan menandatangani Piagam Perdamaian.

“Saya kira ini kesempatan bersejarah, ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” kata Prabowo.

Terakhir, sebelum menuju ke Jakarta, Prabowo berkunjung ke Paris, Prancis terlebih dahulu. Tujuan Prabowo ke Paris dalam rangka memenuhi undangan jamuan santap malam pribadi bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée.

Prabowo dan Macron membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia–Prancis di berbagai bidang strategis.

Macron melalui unggahan foto ia bersama Prabowo di akun Instagram @emmanuelmacron, menyampaikan rasa bahagianya bisa menyambut dan bertemu kembali dengan Prabowo.

Macron lantas bicara mengenai kemitraan strategis Indonesia dan Prancis dan keselarasan pandangan kedua negara terhadap isu internasional.

"Bersama-sama, kami semakin memperkuat kemitraan strategis yang menghubungkan Indonesia dan Prancis di berbagai bidang, serta keselarasan pandangan kami mengenai isu-isu global dan internasional yang Prancis bertekad untuk dorong dalam kerangka kepresidenannya di G7," kata Macron.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan seluruh agenda kunjungan luar negeri Presiden Prabowo selalu diarahkan untuk menghasilkan manfaat nyata bagi Indonesia.

“Bapak Presiden kalau ke luar negeri, itu beliau ingin ada yang didapatkan, ada produknya, ada hasilnya, ada dampak positifnya untuk Indonesia,” kata Teddy dalam keterangannya di Inggris, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga: Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo

Load More