- Proses migrasi birokrasi ini akan dilakukan secara terukur dengan target jangka panjang.
- Ada 9.500 pegawai terdampak hingga tahun 2029.
- Migrasi ini bagian dari reformasi birokrasi menyeluruh.
Suara.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) terus mematangkan skenario pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Berdasarkan rencana terbaru, proses migrasi birokrasi ini akan dilakukan secara terukur dengan target jangka panjang mencapai 9.500 pegawai hingga tahun 2029.
Langkah ini diperkuat oleh landasan hukum yang kokoh, yakni Undang-Undang IKN serta Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025.
Regulasi tersebut memproyeksikan IKN siap sepenuhnya menjadi pusat politik nasional pada tahun 2028 mendatang.
Tahapan Pemindahan dan Penyesuaian Struktur Baru
Pada fase perdana, pemerintah memproyeksikan sekitar 1.700 hingga 4.100 ASN akan diberangkatkan sebagai kelompok perintis yang menjalankan roda pemerintahan di Nusantara.
Namun, angka-angka ini masih bersifat fleksibel mengingat adanya dinamika dalam struktur organisasi pemerintah saat ini.
Penambahan jumlah kementerian dari 34 menjadi 48 di bawah kepemimpinan baru menjadi faktor utama perlunya penghitungan ulang kebutuhan SDM.
Menteri PANRB, Rini Widiantini, menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan sinkronisasi intensif dengan seluruh instansi.
Baca Juga: Pegawai SPPG Mau Dijadikan ASN, Alvin Lie Punya Kekhawatiran seperti Ini
“Saat ini, KemenPANRB tengah berkoordinasi dengan seluruh kementerian untuk memetakan pegawai yang paling dibutuhkan pada tahap awal pemindahan agar proses berjalan adil, tepat sasaran, dan efisien,” jelas Rini dalam siaran melalui kanal YouTube Ruang Regulasi, Jumat (23/1/2026).
Menyadari bahwa perpindahan ini membawa dampak besar bagi kehidupan pribadi dan profesional pegawai, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skema mitigasi.
Salah satu daya tarik yang disiapkan adalah Tunjangan Pionir, yakni insentif khusus bagi ASN yang bersedia pindah pada tahap awal.
Selain aspek finansial, pemerintah menjamin kesiapan fasilitas pendukung untuk menjaga kualitas hidup para abdi negara, di antaranya:
- Fasilitas Pendidikan: Pembangunan sekolah berstandar internasional.
- Layanan Kesehatan: Rumah sakit dengan infrastruktur modern.
- Layanan Publik: Integrasi teknologi digital dalam pelayanan administrasi.
Tujuan besar dari migrasi ini bukan sekadar memindahkan lokasi kantor, melainkan bagian dari reformasi birokrasi menyeluruh. Pemerintah ingin mencetak aparatur yang adaptif dengan ekosistem kerja berbasis teknologi tinggi di IKN.
Para ASN juga diimbau untuk proaktif mencari informasi mengenai ketersediaan layanan pendukung di ibu kota baru tersebut sebagai bagian dari persiapan jangka panjang bagi keluarga mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Penyebab Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Wamen Didit Ungkap Kondisinya
-
Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
-
Tito Karnavian Resmikan Huntara Agam, Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana
-
Peluang Bonus Demografi, Wamen P2MI Sebut Gejolak Global Belum Surutkan Permintaan PMI
-
Menteri Trenggono Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR
-
Update Terbaru Kenaikan Gaji PNS, PPPK, dan TNI-Polri Tahun 2026
-
Update Banjir Jakarta Minggu Pagi: 19 RT Masih Terendam, Ratusan Warga Bertahan di Pengungsian
-
Lawatan Selesai, Ini Rangkuman Capaian Strategis Prabowo di Inggris, Swiss dan Prancis
-
Laba Triliunan, Sinyal Tersendat: Paradoks IndiHome di Bawah Raksasa Telekomunikasi
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM