- Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer menjalani sidang dugaan pemerasan K3 pada 26 Januari 2026 di Tipikor Jakarta Pusat.
- Noel melontarkan pernyataan kontroversial, termasuk mengancam Menteri Keuangan dan meminta hukuman mati jika terbukti korupsi.
- Terdakwa menuduh adanya keterlibatan partai politik berinisial "K" dan Ormas non-agama dalam kasus pemerasan tersebut.
Namun, alih-alih menyebut nama secara gamblang, ia hanya memberikan inisial "K" dan belum mau mengungkapkan warna partai atau detail lebih lanjut.
Ia menyebutkan bahwa hal itu tidak berkaitan dengan keterlibatan langsung dalam pengambilan keputusan, tetapi menyangkut aliran dana yang mengalir ke pihak-pihak tertentu selama praktik pemerasan berlangsung.
4. Menuding Keterlibatan Ormas Non-Agama
Tak hanya partai politik, Noel juga menyeret keterlibatan organisasi kemasyarakatan (Ormas) non-agama dalam skandal yang melilit kementerian tempatnya pernah menjabat.
“Ormasnya dulu lah ya, ormasnya yang jelas tidak berbasis agama,” ujarnya sebelum sidang Tipikor.
5. Mengaku "Ditipu" dan Merasa Jadi Korban
Meskipun tampil garang dengan berbagai serangan, di sisi lain Noel juga memasang posisi sebagai korban.
Ia mengaku "ditipu" dalam pusaran kasus ini. Noel mengklaim bahwa dirinya tidak mengetahui secara utuh skema jahat yang terjadi di bawahnya.
Ia mengaku ditipu saat operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang dilakukan oleh konten kreator yang berada di Gedung Merah Putih. Ia menganggap KPK yang digaji oleh rakyat telah berbohong.
Baca Juga: Eks Wamenaker Noel Beri Peringatan ke Purbaya, KPK: Bisa Jadi Misinformasi di Masyarakat
KPK Tantang Noel Buka-Bukaan, Suruh Fokus Persidangan Saja
Sebelumnya, Noel membeberkan beberapa informasi sebelum persidangan Tipikor dilaksanakan.
Hingga Juru Bicara KPK Budi Prasetyo meminta terdakwa yang memiliki informasi lain terkait dugaan tindak pidana korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyampaikannya di hadapan majelis hakim agar dapat menjadi bagian dari fakta persidangan, Senin (26/1/2026).
Budi menegaskan bahwa narasi yang kontraproduktif sebelum persidangan tidak serta-merta mengubah fakta hukum. KPK meminta noel untuk bisa fokus dalam persidangan agar proses persidangan dapat berjalan secara efektif. (Dinda Pramesti K)
Tag
Berita Terkait
-
Eks Wamenaker Noel Beri Peringatan ke Purbaya, KPK: Bisa Jadi Misinformasi di Masyarakat
-
Purbaya Cuek soal Peringatan Noel: Gue Enggak Terima Duit, Gaji Gue Gede!
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Minta Dihukum Mati, KPK Langsung Ingatkan soal Ini
-
'Saya Terima Rp 1,8 Miliar', Pengakuan Pejabat Kemnaker Soal Duit Panas Sertifikat K3
-
Jadi Terdakwa Korupsi, Eks Wamenaker Noel: Boro-boro Nerima, Singkatan K3 Saja Saya Tidak Tahu
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!