News / Metropolitan
Selasa, 27 Januari 2026 | 14:32 WIB
Dua orang pengendara motor terlibat cekcok saat berkendara di wilayah Palmerah, Jakarta Barat. [Bidik layar]
Baca 10 detik
  • Pria merokok sambil berkendara memukul penegur dan mencatut nama polisi saat cekcok di Palmerah.
  • Korban telah melapor ke polisi pada 16 Januari usai dianiaya dan diancam dibunuh pelaku.
  • Kapolsek Palmerah membenarkan ada anggota bernama Joko dan akan menyelidiki hubungannya dengan pelaku.

Perekam tidak merespons ancaman tersebut dan hanya mengatakan bahwa dirinya akan melakukan visum untuk melaporkan kekerasan yang dialaminya.

Sementara itu, Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora, menyebut kasus keributan jalanan ini sebenarnya terjadi pada pertengahan Januari lalu.

Setelah peristiwa itu, korban sempat membuat laporan kepolisian pada 16 Januari 2026, sebelum video tersebut viral.

"Saya sudah cek, korban sudah membuat LP (Laporan Polisi) tanggal 16 Januari lalu. Tapi videonya viral baru kemarin," kata Gomos saat dikonfirmasi wartawan, Selasa.

Gomos juga membenarkan ada anggota Polsek Palmerah bernama Joko, sosok yang diduga disebutkan oleh pelaku penganiayaan sebagai bekingan.

Gomos menyebut akan segera menanyakan kepada anggotanya tersebut apakah ia mengenal sosok pelaku yang wajahnya terekam di video.

"Nanti kami akan segera tanyakan kepada Pak Joko, apakah yang bersangkutan mengenal pelakunya atau tidak," tandas Gomos.

Load More