- Arief Kamarudin (34), fotografer lepas dari Lenteng Agung, menjadi sorotan karena konten menangkap ikan sapu-sapu di Kali Ciliwung.
- Arief memiliki misi memulihkan kondisi Kali Ciliwung yang kini didominasi ikan sapu-sapu invasif sejak Oktober 2025.
- Tujuan utama Arief membuat konten adalah edukasi publik mengenai ikan sapu-sapu dan meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan sungai.
Perjuangannya bukan tanpa hambatan. Air sungai yang tercemar kerap menyisakan rasa gatal di sekujur tubuhnya.
"ini dari tadi saya tahan aja gatel," ungkapnya.
Obatnya sederhana, hanya mandi dan membilas tubuh berkali-kali setelah pulang dari sungai.
Belum lagi risiko perangkat elektronik yang bisa saja terjatuh ke air saat ia sibuk menjala sembari membuat konten.
Beruntung, kini ia dibantu seorang rekan bernama Ipul yang juga memiliki kebiasaan serupa sebagai konten kreator.
Harapan untuk Ciliwung yang Lebih Baik
Saat ditanya mengenai tujuannya, Arief tidak muluk-muluk soal popularitas pribadi. Ia ingin kontennya menjadi pemantik rasa sayang masyarakat terhadap sungai, sekaligus wadah edukasi mengenai ikan sapu-sapu.
Menurutnya, populasi ikan sapu-sapu yang berlebihan dan sampah yang masih menumpuk merupakan persoalan yang harus diselesaikan bersama.
Dengan semakin banyak orang menonton kontennya, ia berharap kesadaran untuk tidak membuang sampah ke kali dapat tumbuh, serta pengetahuan masyarakat tentang ikan sapu-sapu ikut meningkat.
"kedepannya harapan saya, ciliwung sampahnya nggak ada, terus ikan invasifnya lama-lama berkurang, pada akhirnya Kali Ciliwung udah bisa jadi tempat, bukan cuma tempat sampah lagi, jadi bisa orang nyari duit di situ, hiburan gitu, main," pungkasnya penuh harap.
Baca Juga: Waspada Siomay Campuran Ikan Sapu-Sapu, Dinas KPKP DKI Ingatkan Bahaya Logam Berat yang Mengintai
Bagi Arief, Ciliwung bukan sekadar saluran air raksasa di tengah Jakarta. Sungai itu adalah rumah, tempat bermain, dan kini menjadi ruang perjuangan lewat lensa kamera serta jaring ikannya.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
-
Waspada Siomay Campuran Ikan Sapu-Sapu, Dinas KPKP DKI Ingatkan Bahaya Logam Berat yang Mengintai
-
Jakarta Siaga Banjir, Pramono Anung Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 1 Februari 2026
-
Normalisasi Ciliwung Dikebut, Pramono Pastikan Relokasi dan Pembebasan Lahan Segera Berjalan
-
Reza Arap Diperiksa 5 Jam Terkait Kematian Lula Lahfah, Polisi Cecar 30 Pertanyaan, Apa Saja?
-
Shayne Pattynama Hingga Top Skor Liga India Gabung Persija, Pimpinan The Jakmania Belum Puas
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian