- Polda Metro Jaya menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 serentak mulai Rabu (28/1/2026) demi keamanan jelang Ramadan.
- Operasi ini bertujuan menciptakan Kamtibmas aman kondusif agar masyarakat tenang menjalankan ibadah Ramadan.
- Fokus penindakan meliputi premanisme dan kejahatan jalanan, namun wajib profesional serta menjunjung HAM.
Suara.com - Polda Metro Jaya mulai menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 secara serentak di seluruh wilayah hukumnya sejak Rabu (28/1/2026). Operasi ini difokuskan untuk mengamankan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas menjelang Ramadan.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, operasi tersebut bertujuan menciptakan rasa aman agar masyarakat dapat beraktivitas dan menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan khusyuk.
"Tujuan utama operasi Pekat Jaya Tahun 2016 adalah menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Sehingga masyarakat dapat menjalankan kegiatan sehari-hari serta ibadah di bulan suci Ramadan dengan tertib nyaman dan khusyuk," kata Asep di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Asep menjelaskan, menjelang Ramadan potensi gangguan kamtibmas cenderung meningkat.
Sejumlah kerawanan yang menjadi perhatian antara lain tawuran, keributan geng motor, premanisme, serta kejahatan jalanan yang kerap dipicu konsumsi minuman keras, obat terlarang, provokasi media sosial, hingga tekanan sosial ekonomi.
Menurut dia, gangguan tersebut tidak bisa ditoleransi karena berisiko menimbulkan korban jiwa, merusak fasilitas umum, dan menurunkan rasa aman masyarakat.
"Oleh karena itu diperlukan langkah yang tegas dan terukur dan terpadu untuk menjaga stabilitas Kamtibmas serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat menjelang dan selama bulan suci Ramadan," ujarnya.
Meski mengedepankan penindakan, mantan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu menegaskan seluruh personel harus tetap bekerja secara profesional dan tidak bertindak serampangan di lapangan.
"Setiap tindakan di lapangan harus dilaksanakan secara profesional proporsional, sesuai prosedur serta tetap menjunjung tinggi ketenangan hukum dan penghormatan terhadap hak asasi manusia," katanya.
Baca Juga: Jelang Nataru, Kapolda Pastikan Pasukan Pengamanan Siaga Total di Stasiun Gambir
Selain penegakan hukum, Asep meminta jajarannya mengoptimalkan langkah preventif dan preemtif melalui patroli kewilayahan, deteksi dini, pembinaan masyarakat, serta pendekatan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, khususnya menjelang Ramadan.
Ia juga menekankan, pendekatan humanis harus menjadi pegangan utama selama Operasi Pekat Jaya berlangsung agar kehadiran polisi benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, terutama selama Ramadan.
"Pastikan seluruh rangkaian kegiatan operasi menjunjung tinggi SOP asas legalitas, transparansi dan akutabilitas," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Cek Gereja di Kelapa Gading Jelang Natal, Kapolda Pastikan Pengamanan 24 Jam
-
Jelang Natal dan Tahun Baru, Polda Metro Jaya Siagakan 5.044 Personel Gabungan!
-
Jelang Nataru, Kapolda Pastikan Pasukan Pengamanan Siaga Total di Stasiun Gambir
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer