- Seorang warga di Cengkareng Jakarta Barat terluka sayatan pisau setelah memergoki pencurian kabel Selasa malam.
- Pelaku berinisial L menyerang korban menggunakan pisau kater setelah dipergoki saat hendak mencuri kabel digulung.
- Warga menangkap pelaku pencurian di lokasi kejadian sebelum akhirnya diserahkan dan dibawa oleh pihak kepolisian.
Suara.com - Seorang warga mengalami luka akibat sayatan pisau usai memergoki aksi pencurian kabel di Jalan Cenderawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (27/1/2026) malam.
Salah seorang warga, Yohanes mengatakan peristiwa bermula ketika korban memergoki pelaku masuk mengendap-endap masuk ke dalam rumah warga.
Korban yang curiga dengan aktivitas pelaku, langsung menegurnya. Namun, akibatnya pelaku langsung menyerang korban.
"Pas dipergokin, (pelakunya) tiba-tiba nyerang salah satu warga, akhirnya korban luka ditangan kena senjata tajam," kata Yohanes, saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).
Melihat penyerangan tersebut, warga lainnya langsung menangkap pelaku dan membawa ke pos RW untuk diinterogasi hingga akhirnya warga menghubungi kepolisian dan pelaku langsung dibawa ke Polsek.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Aang Kaharudin membenarkan adanya pelaku pencurian yang ditangkap warga dan membuat salah satu warga terluka terkena sajam itu.
"Iya, jadi semalem mungkin Pak RW datang, laporan, karena waktu itu infonya belum jelas. Begini infonya sih, ada yang masuk ke rumah warga, terus karena ketahuan, dikejar," kata Aang.
Pelaku, kata Aang, melukai korban dengan menggunakan pisau kater setelah dipergoki saat akan mencuti kabel di gulung di rumah warga tersebut.
"Kalau keterangannya sih, dia (pelaku) mau ngambil (kabel) cuma ketahuan," ujar Aang.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Catat Laporan Kejahatan Terbanyak Sepanjang 2025, Capai 74 Ribu Kasus
Pelaku diketahui berinisial L, namun masih dalam pemeriksaan penyidik. Sehingga, saat ini Aang mengaku belum dapat menjelaskan secara rinci.
"Saat ini kami masih melakukan interogasi," ucap Aang.
Berita Terkait
-
Data Pribadi Terus Bocor, Seberapa Kuat Keamanan Siber Indonesia?
-
Waspada! Penipuan Baru Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI, Data Pribadi Terancam Dicuri
-
Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 27 WNA Diamankan
-
Polda Metro Jaya Catat Laporan Kejahatan Terbanyak Sepanjang 2025, Capai 74 Ribu Kasus
-
Kejahatan Siber Serang Industri Pasar Modal, OJK Minta Jaga Data Pribadi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan
-
Viral Kasus Penjual Es Gabus: Polisi Bantah Ada Penganiayaan, Propam Tetap Lakukan Pemeriksaan
-
5 Fakta Tiga Desa di Nunukan Masuk Malaysia: Bukan Hilang Total, Ini yang Sebenarnya Terjadi!
-
Di Depan DPR Kapolres Sleman Ngaku Dilema di Kasus Hogi Minaya: Hati Saya Seakan Terkapar
-
Di Balik Duka Longsor Bandung Barat, Adakah Dosa Pembangunan yang Diabaikan Pemerintah?
-
Polisi Bakal Periksa Keluarga Lula Lahfah untuk Dalami Alasan Tolak Autopsi
-
Rahasia Gelap di Balik Kenyalnya Siomay Berbahan Ikan Sapu-Sapu, Seberapa Berbahaya?
-
Pratikno Masuk Jajaran Rumor Akan Kena Reshuffle, Upaya Prabowo Singkirkan Orang Jokowi?
-
Isu Reshuffle Menguat, Sekjen Golkar: Kita Belum Dengar Info Yang Valid
-
Cabut Izin 28 Perusahaan Pascabencana, Auriga Nusantara Nilai Pemerintah Cuma Gimmick