News / Nasional
Kamis, 29 Januari 2026 | 17:04 WIB
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada penerima manfaat di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (29/1/2026) (Dok: Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (29/1/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa bantuan ATENSI yang disalurkan merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Penetapan Desa Gambuhan sebagai lokasi penyaluran bantuan ATENSI didasarkan pada hasil asesmen yang dilakukan oleh Sentra Terpadu Kartini Temanggung.

Hasil asesmen menunjukkan bahwa selain membutuhkan penguatan pemberdayaan masyarakat, sebagian warga lanjut usia dan penyandang disabilitas di desa tersebut juga memerlukan dukungan pemenuhan hidup layak serta layanan rehabilitasi sosial.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono berdialog dengan para penerima manfaat ATENSI di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah (Dok: Kemensos)

Berdasarkan hasil asesmen tersebut, Kemensos menyalurkan bantuan ATENSI berupa pemenuhan hidup layak bagi 96 orang lanjut usia dengan total nilai Rp172.800.000. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 11 penyandang disabilitas dengan nilai Rp19.800.000. Bantuan yang disalurkan meliputi kasur, bantal, selimut, tambahan nutrisi, serta alat bantu sesuai kondisi kedisabilitasan penerima manfaat. Total nilai bantuan ATENSI yang disalurkan di Desa Gambuhan mencapai Rp192.600.000.

Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Nova Sulli, menjelaskan bahwa penerima bantuan merupakan hasil usulan dari pemerintah desa yang telah terintegrasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Data yang disalurkan ini merupakan data yang masuk ke dalam DTSEN dan merupakan usulan dari Desa Gambuhan,” ujar Nova.

Selain bantuan pemenuhan hidup layak, Sentra Terpadu Kartini Temanggung juga menyalurkan bantuan sesuai dengan kondisi kedisabilitasan penerima manfaat. Nova menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Pemalang untuk penguatan layanan rehabilitasi sosial.

“Sentra Terpadu Kartini juga bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Pemalang untuk mengadakan rumah terapi bagi anak-anak penyandang disabilitas yang membutuhkan,” katanya.

“Rumah terapi tersebut direncanakan menyediakan layanan fisioterapi, terapi fisik, dan terapi vokasional.”

Baca Juga: Kemensos Tindaklanjuti Usulan Sekolah Rakyat di Baubau, Sukamara, dan Aceh Besar

Salah satu keluarga penerima manfaat, M. Yusuf, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima ayahnya, Nasori (80), penyandang disabilitas netra.

“Terima kasih kepada Kementerian Sosial. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk ayah saya,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Derah, warga Dusun Kukusan, melalui suaminya Lamun.

“Bantuan yang diberikan ini sesuai dengan kebutuhan istri saya,” ungkap Lamun.

Rencana pembangunan rumah terapi tersebut mendapat sambutan positif dari Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.

“Kami antusias dan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial atas bantuan yang telah disalurkan. Ini merupakan bentuk kerja sama yang baik,” kata Anom.

Load More