- Bergabungnya tokoh partai lain, seperti Rusdi Masse Mappasessu, menambah peluang PSI untuk meraih kursi parlemen.
- Kematangan PSI terlihat dari dinamika internal dan pelaksanaan Rakernas di Makassar, menurut Hasan Nasbi.
- Tantangan utama PSI adalah memecahkan rekor sulit partai baru menembus parlemen sejak Pemilu 2014.
Suara.com - Masuknya sejumlah tokoh dari partai lain ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai berpotensi menambah peluang partai berlambang gajah itu menembus parlemen.
Teranyar Rusdi Masse Mappasessu (RMS) resmi bergabung menyusul rekannya dari NasDem, Ahmad Ali dan Bestari Barus.
Pendiri Cyrus Network, Hasan Nasbi mengatakan, peluang PSI tetap bergantung pada kerja keras dan konsistensi partai dalam membangun struktur serta mesin politik.
Dia menilai kematangan PSI mulai terlihat dari dinamika internal dan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Makassar.
“Harus dibuktikan dengan kerja keras. Kalau mereka kerja keras kan peluang itu. Kalau dengan lihat Rakernas, hari ini kelihatan ya partai ini udah lebih matang ya sebagai partai politik, dan tentu itu bisa menambah peluang untuk bisa masuk parlemen,” kata Hasan di Makassar, Jumat (30/01/2026).
Meski demikian, Hasan mengingatkan, tantangan PSI untuk lolos ke parlemen tidak mudah. Dia menyoroti fakta sejak Pemilu 2014, belum ada partai politik baru yang berhasil menembus Senayan.
“Ya kan tantangan berproses sebagai partai itu enggak gampang. Dan sejak tahun 2014 terakhir belum ada partai baru yang masuk lagi ke parlemen. Yang ada, malah partai keluar dari parlemen. Nah, itu tantangannya untuk mecahin telur,” ujarnya.
Terkait spekulasi bergabungnya Joko Widodo ke PSI, Hasan menilai hal tersebut akan memberikan dampak elektoral, meski bukan faktor penentu tunggal.
“Menambah peluang,” tambah Hasan Nasbi.
Baca Juga: Nama Jokowi Diseret dalam Kasus Kuota Haji Gus Yaqut, PSI Kasih Pembelaan
Berita Terkait
-
Nama Jokowi Diseret dalam Kasus Kuota Haji Gus Yaqut, PSI Kasih Pembelaan
-
Jokowi Turun Gunung, Bakal Pidato Perdana Sebagai Ketua Dewan Penasehat di Rakernas PSI
-
Gabung PSI, Rusdi Masse Dijuluki 'Jokowinya Sulsel' dan Siap Tempati Posisi Strategis DPP
-
Tunggu Hal Ini Lengkap, Kaesang Bakal Umumkan Sosok 'Mr J' di Waktu yang Tepat
-
Buka Rakernas Hari Ini, PSI Bakal Umumkan Kader-kader Baru, Salah Satunya Bekas Elit NasDem?
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Info A1: Perang Lawan Iran karena Kebodohan Trump Ditipu Lobi Israel dan Tokoh Media AS
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Fatia Maulidiyanti Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Pejabat Militer Israel Bongkar Detik-detik Ali Larijani Dihabisi di Rumah Aman
-
Gelar Doa Bersama, Fatia Maulidiyanti Tuntut Negara Agar Kasus Andrie Yunus Mendapat Jalan Terang
-
Iran Balas Operasi Gabungan, Rudal Hantam Kota Israel dan Pangkalan Amerika Serikat
-
Ring 1 Iran Disusupi Mossad? Foto Misterius Picu Isu Operasi Rahasia Dugaan Tewasnya Ali Larijani
-
Menteri ESDM Jamin BBM, LPG, dan Listrik Tetap Aman Jelang Lebaran
-
Dirut Jasa Marga Imbau Pemudik Pakai Aplikasi Travoy, Bisa Cek Lalu Lintas Real Time
-
Netanyahu Buka Suara! Kirim Pesan Keras ke Teheran Usai Klaim Tewaskan Ali Larijani