News / Nasional
Senin, 02 Februari 2026 | 16:10 WIB
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo meluncurkan Gerakan Indonesia Asri pada Rakornas 2026 di SICC Bogor, Senin (2/2/2026).
  • Presiden menginstruksikan penertiban spanduk iklan dan kabel tidak tertata untuk memperbaiki estetika publik.
  • Gubernur Sultra merespons cepat dengan menginstruksikan penataan utilitas dan berkoordinasi dengan bupati/wali kota.

Suara.com - Pemerintah pusat resmi menggulirkan inisiatif Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang bertujuan memperbaiki wajah lingkungan di berbagai daerah.

Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Dalam arahannya, Presiden menyoroti kondisi lingkungan perkotaan dan kawasan publik yang dinilai semakin semrawut akibat maraknya pemasangan baliho, spanduk iklan, serta kabel listrik dan jaringan telekomunikasi yang tidak tertata.

“Saya meminta kepada pemerintah tolong tertibkan iklan-iklan, spanduk-spanduk terlalu banyak. Turis datang tidak mau lihat spanduk,” tegas Presiden.

Presiden juga meminta pemerintah daerah untuk berkomunikasi dengan para pelaku usaha periklanan serta pemilik jaringan utilitas agar penataan dilakukan secara terkoordinasi dan tidak mengganggu estetika kota.

Gubernur Sultra Respon Cepat

Menanggapi arahan tersebut, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), menyatakan kesiapan penuh untuk menjalankan kebijakan tersebut di wilayahnya.

Ia menegaskan bahwa langkah konkret segera diambil dengan menginstruksikan jajaran pemerintah daerah melakukan penertiban.

“Kita mendukung penuh Gerakan Indonesia Asri yang diinisiasi Bapak Presiden Prabowo Subianto. Saya mengimbau seluruh elemen masyarakat di Sultra untuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan kita, termasuk baliho, spanduk, dan kabel-kabel untuk ditertibkan,” ujar Gubernur di sela-sela Rakornas.

Baca Juga: Prabowo Peringatkan Skenario 'Kiamat' Perang Dunia III, Picu 'Nuclear Winter' Puluhan Tahun

Menurutnya, pemerintah provinsi akan segera mengirimkan surat kepada para pengusaha periklanan, pemilik baliho dan spanduk, serta perusahaan penyedia jaringan listrik dan telekomunikasi agar melakukan penataan sesuai ketentuan.

Koordinasi dengan Kabupaten dan Kota

Tak hanya di tingkat provinsi, Gubernur ASR juga memastikan akan melakukan koordinasi dengan seluruh bupati dan wali kota di Sulawesi Tenggara.

Langkah ini dinilai penting agar penertiban berjalan serentak dan selaras dengan semangat Gerakan Indonesia Asri.

Penataan tersebut diharapkan tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga meningkatkan kenyamanan masyarakat serta daya tarik daerah bagi wisatawan dan investor.

Load More