- Presiden Prabowo memutuskan Indonesia bergabung Board of Peace (BoP) untuk mengawasi masa depan Jalur Gaza.
- Alasan utama keikutsertaan Indonesia dalam BoP adalah pertimbangan kemanusiaan mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa.
- BoP adalah badan internasional prakarsa Donald Trump yang fokus pada stabilisasi pascakonflik Gaza bersama negara mayoritas Muslim.
Fakta bahwa Indonesia menjadi satu-satunya negara dari kawasan ASEAN yang bergabung, menempatkan posisi Tanah Air dalam konstelasi geopolitik yang sangat strategis sekaligus menantang.
Dukungan Penuh dari Tokoh Islam
Dalam pertemuan di Istana, Presiden Prabowo tidak hanya membahas soal BoP, tetapi juga menjelaskan berbagai kebijakan pemerintah lainnya, baik di level domestik maupun internasional. Dialog tersebut, menurut Gus Ipul, berlangsung sangat produktif dan mencerahkan.
Para tokoh yang hadir disebut memahami sepenuhnya arah dan tujuan kebijakan yang diambil Presiden.
Dukungan pun mengalir, dengan harapan besar agar kontribusi Indonesia dapat benar-benar mewujudkan kemerdekaan Palestina dan menciptakan situasi yang lebih baik di Jalur Gaza.
"Saya lihat para tokoh-tokoh yang hadir memahami dan juga tentu memberikan dukungan, berharap Presiden juga bisa turut berkontribusi dalam memerdekaan Palestina dan juga menyertakan situasi yang produktif di Jalur Gaza," ucap Gus Ipul.
Tag
Berita Terkait
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki