- Pemkab Bogor menghentikan sementara pembangunan Sentul City pasca banjir bandang Rabu, 11 Februari 2026.
- Pemerintah daerah akan mengevaluasi ulang semua perizinan dan kelayakan lahan kawasan hunian tersebut secara mendalam.
- Manajemen Sentul City bersikap kooperatif dan memberikan akses penuh inspeksi kepada tim Pemkab Bogor.
Suara.com - Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Pemkab Bogor ke Sentul City pasca banjir bandang bukan lagi sekadar agenda rutin, melainkan intervensi yang jauh lebih serius.
Selain menyetop sementara seluruh kegiatan pembangunan Sentul City, Pemkab Bogor kini secara terbuka menginterogasi ulang seluruh perizinan dan kelayakan lahan sebagai area hunian.
Respons cepat Pemkab Bogor pasca banjir yang terjadi pada Rabu 11 Februari 2026 lalu tak main-main. Plt Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR), Eko Mujianto menyebut langkah pertama yang diambil adalah penghentian total aktivitas di lokasi.
"Tadi pagi kami telah melakukan pemeriksaan lapangan dan akibat adanya banjir kemarin, yang terjadi di perumahan Sentul City di ER 13. Langkah-langkah yang dilakukan oleh pemda, kami melakukan penutupan sementara terhadap kegiatan di perumahan tersebut," kata Eko Mujianto, Kamis 12 Februari 2026.
Eko menegaskan penutupan ini diikuti sebuah evaluasi fundamental yang mempertanyakan masa depan kawasan tersebut.
"Selain melakukan penutupan, kita akan melakukan evaluasi terhadap perizinan dan kekuatan lahan pembangunan perumahan tersebut. Apakah masih layak digunakan untuk sebagai perumahan," ujarnya.
Pernyataan ini membuka kemungkinan adanya revisi besar-besaran terhadap rencana pengembangan Sentul City.
Sementara itu, manajemen PT Sentul City menunjukkan sikap kooperatif. Mereka memberikan akses penuh tim Pemkab Bogor untuk peninjauan di seluruh titik terdampak, termasuk sistem drainase yang diduga menjadi biang keladi.
Direktur PT Sentul City, Jeyson Pribadi memastikan akan patuh pada semua arahan.
Baca Juga: Atap Stadion Pakansari Rusak Dihantam Angin Kencang
"Kami menerima inspeksi ini sebagai bentuk pengawasan yang konstruktif," katanya dalam keterangan tertulis.
Meskipun mengklaim bahwa "kejadian limpasan air kemarin tidak memasuki perumahan yah," Jeyson berjanji akan melakukan evaluasi internal. "Pokoknya ke depan kita akan evaluasi," ucapnya.
Ia juga menegaskan prinsip kepatuhan dan pembangunan berkelanjutan akan tetap menjadi prioritas.
"Pengembangan kawasan Sentul City dilaksanakan dengan prinsip kepatuhan. Program penghijauan dan penguatan fungsi resapan air terus dijalankan," imbuhnya.
Di lapangan, dampak banjir memang cukup parah. Jalan Bali Raya sempat tertutup material lumpur dan batu yang menyumbat saluran drainase perumahan.
Namun, berkat kerja sama antara petugas Sentul City dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, kondisi berangsur pulih.
Berita Terkait
-
Atap Stadion Pakansari Rusak Dihantam Angin Kencang
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Tasteclopedia Novotel Bogor, Pengalaman Iftar Ramadan 2026 Jelajah Sejarah Kuliner Nusantara
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia