- Wakil Ketua DPR RI menolak usulan Mentan agar bantuan diaspora Aceh berupa minyak dan gula di Malaysia diuangkan.
- Mentan khawatir barang bantuan sensitif ganggu stabilitas pasar domestik karena Indonesia merupakan eksportir komoditas tersebut.
- Rapat koordinasi di Senayan pada 18 Februari 2026 membahas percepatan distribusi bantuan kemanusiaan ini.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad secara terbuka menolak usulan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait penanganan bantuan dari diaspora Aceh di Malaysia untuk korban banjir dan tanah longsor di Aceh.
Inti persoalan bermula dari niat baik warga Aceh yang berdomisili di Malaysia, untuk mengirimkan bantuan bahan pokok berupa minyak goreng dan gula pasir.
Namun, prosedur birokrasi dan kekhawatiran akan stabilitas pasar domestik memicu perbedaan pendapat yang cukup tajam antara pimpinan legislatif dan eksekutif tersebut dalam rapat koordinasi yang digelar di Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Kekhawatiran Mentan Terkait Sensitivitas Komoditas
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan kekhawatirannya jika bantuan dalam bentuk barang, khususnya minyak goreng dan gula pasir, masuk ke Indonesia tanpa regulasi yang ketat.
Menurutnya, komoditas tersebut sangat sensitif terhadap dinamika pasar domestik, terlebih Indonesia saat ini merupakan salah satu eksportir minyak goreng terbesar.
Amran mengusulkan agar bantuan fisik tersebut dikonversi atau diuangkan saja agar lebih mudah dikelola dan tidak mengganggu neraca pangan nasional.
"Kami usulkan, kalau bisa, beras ini kan sangat sensitif," ucap Amran saat memberikan argumennya.
Tapi, pernyataan ini segera diluruskan oleh Dasco bahwa bantuan tersebut bukanlah beras.
Baca Juga: Jembatan Darurat Penghubung Warga Terisolasi di Nagari Salareh Aia
"Tidak ada beras pak. Hanya minyak goreng dan gula pasir, itu juga sedikit," jawab Dasco memotong penjelasan Mentan.
Amran kemudian melanjutkan argumennya dengan menekankan posisi Indonesia sebagai negara eksportir.
Ia mengkhawatirkan adanya tumpang tindih kebijakan jika barang yang biasa diekspor justru masuk kembali sebagai bantuan dalam jumlah yang tidak terkontrol.
"Ya kalau masih bisa, kami mengusulkan. Karena kami juga kan ekspor minyak goreng ke sejumlah negara. Kalau memang bisa, bantuan itu diuangkan," kata Amran.
'Barang Sudah Dibeli, Jangan Dipersulit'
Mendengar usulan konversi menjadi uang, Sufmi Dasco Ahmad menunjukkan sikap tegas.
Tag
Berita Terkait
-
Jembatan Darurat Penghubung Warga Terisolasi di Nagari Salareh Aia
-
Purbaya Tambah Anggaran TKD Rp 10,65 Triliun ke Aceh, Sumut, Sumbar
-
Prabowo Berikan Bantuan Sapi Rp72,7 Miliar untuk Tradisi Meugang di Aceh
-
Aceh Berangsur Pulih, Dasco Pastikan Tak Ada Lagi Daerah Terisolir Pascabanjir
-
Mendagri Tito: 47 Kantor Pemerintahan di Aceh Tamiang Mulai Beroperasi Pasca Terkubur Lumpur
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku
-
Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!