News / Nasional
Kamis, 19 Februari 2026 | 20:32 WIB
Ketua Komisi I DPR Utut Adianto. (Suara.com/Novian)
Baca 10 detik
  • Ketua Komisi I DPR Utut Adianto menunggu hasil pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Washington DC, AS.
  • Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan BoP atas undangan Presiden AS untuk membahas gencatan senjata Gaza.
  • Prabowo juga menindaklanjuti perjanjian dagang Indonesia-AS sekaligus mengingatkan untuk tidak terlibat pertempuran di Gaza.

Bukan hanya untuk hadir dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian, Prabowo menjelaskan kehadirannya di Washington D.C. sekaligus untuk menindaklanjuti penyelesaian perjanjian dagang antara Indonesia dan AS.

"Saya rasa ini adalah perjanjian yang membawa signifikansi besar bagi bisnis dan investor kita, baik di kedua negara maupun di wilayah Pasifik yang lebih luas. Hal ini memberikan sinyal yang jelas bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memilih untuk melanjutkan dan memperdalam kerja sama ekonomi, akses pasar yang lebih kuat, dan kepastian yang lebih besar bagi dunia usaha," tutur Prabowo.

Hal senada perihal kedatangannya ke AS, disampaikan kembali oleh Prabowo saat hadir dalam Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington D.C., Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

Prabowo menekankan bahwa pembentukan BoP merupakan tindak lanjut perjanjian gencatan senjata di Gaza.

"Dan mengupayakan terwujudnya jalan keluar yang abadi bagi masalah serta konflik di Gaza dan Palestina. Ini akan menjadi pertemuan yang sangat penting bagi saya," kata Prabowo.

Prabowo melihat ada keinginan besar dari para pemimpin AS saat ini dalam.upaya menciptakam iklim perdamaian.

Prabowo menyadari upaya para pemimpin AS dalam menciptakan perdamaian mungkin belum memuaskan semua pihak, namun setidaknya Prabowo menilai harus mencoba melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan.

"Oleh karena itu, saya, dalam koordinasi dan konsultasi erat dengan negara-negara Islam terkemuka lainnya yang telah diundang oleh Presiden Amerika Serikat untuk bergabung dalam upaya mencapai perdamaian abadi di Palestina, tetap berkomitmen untuk mendukung hal ini," kata Prabowo.

"Kami melihat ini sebagai sebuah peluang. Apa pun tantangan yang kita hadapi—dan memang ada tantangan serta kesulitan yang luar biasa—kita mengakui masih ada hambatan yang harus diatasi. Namun posisi saya adalah, setidaknya kita harus mencoba dan melakukan yang terbaik," sambung Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Tetapkan Susunan Baru Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan 20262031, Ini Daftarnya!

Load More