- Banjir melanda Jakarta pada Jumat (20/2/2026) saat masa kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wagub Rano Karno.
- Jakarta Selatan paling terdampak dengan 58 RT tergenang akibat curah hujan tinggi serta luapan beberapa sungai.
- BPBD DKI melaporkan total 61 RT dan enam ruas jalan tergenang; petugas berupaya cepat menanggulangi genangan tersebut.
Suara.com - Setahun masa kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno di Jakarta disambut dengan peristiwa banjir yang merendam puluhan titik wilayah.
Hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak dini hari pada Jumat (20/2/2026) mengakibatkan sejumlah kawasan pemukiman warga tergenang air dengan ketinggian bervariasi.
"Saat ini, terdapat 61 RT dan enam ruas jalan tergenang," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.
Jakarta Selatan menjadi wilayah yang paling nestapa karena terdapat 58 RT yang terendam banjir akibat curah hujan tinggi serta luapan sungai.
Penyebab utama banjir kali ini adalah intensitas hujan yang sangat tinggi serta meluapnya beberapa sungai seperti Kali Krukut, Kali Grogol Mampang, dan Kali Pesanggrahan.
Kondisi cukup parah terjadi di Kelurahan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, di mana air merendam pemukiman dengan ketinggian mencapai 80 hingga 120 sentimeter.
Di wilayah Jakarta Barat, genangan terpantau muncul di tiga RT kawasan Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter.
Selain pemukiman, enam ruas jalan utama di Jakarta Utara, Barat, dan Selatan juga ikut terhadang genangan yang mengganggu mobilitas warga.
Petugas gabungan dari berbagai dinas terkait kini tengah berjibaku melakukan penyedotan air agar genangan di berbagai titik segera surut.
Baca Juga: Pramono Guyur 16.000 Mahasiswa dengan Beasiswa KJMU: Semua Berhak Bermimpi Tinggi
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," kata Mohamad Yohan.
Masyarakat yang bermukim di daerah rawan banjir diminta untuk tetap waspada dan selalu memantau perkembangan cuaca dari sumber resmi pemerintah.
Pihak berwenang juga mengingatkan warga untuk segera memanfaatkan layanan kedaruratan gratis jika kondisi di lapangan semakin mengkhawatirkan.
Berita Terkait
-
Jakarta Tergenang Banjir, Cek Daftar Rute Transjakarta yang Stop Operasi dan Dialihkan
-
Mulai Dikeluhkan Warga, Pramono Anung Bakal 'Sikat' Lapangan Padel Bermasalah di Jakarta
-
Bantuan Sembako Diaspora Aceh Nyangkut di Bea Cukai, Dasco: Kasih Dispensasi
-
Pramono Guyur 16.000 Mahasiswa dengan Beasiswa KJMU: Semua Berhak Bermimpi Tinggi
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM