- Mantan anggota Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio, kini bergabung dengan tentara Rusia di Ukraina.
- Melalui video Instagram pada Februari 2026, ia memperingatkan masyarakat mengenai dugaan penipuan tautan rekrutmen militer Rusia.
- Beredarnya video ini menjadi perhatian publik, namun belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang berwenang.
Suara.com - Sosok Bripda Muhammad Rio, mantan anggota Brimob Polda Aceh yang kini tengah menjadi sorotan karena bergabung dengan tentara Rusia di medan perang Ukraina, kembali menarik perhatian netizen.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial Instagram, ia menyampaikan peringatan kepada masyarakat Indonesia agar berhati-hati terhadap berbagai tautan yang mengatasnamakan rekrutmen militer Rusia.
Pada keterangan yang tertera di dalam video disebutkan bahwa rekaman itu merupakan “video yang dikirim minggu lalu” dan dikirim pada 21 Februari 2026. Informasi tersebut tercantum langsung dalam unggahan yang beredar.
Dalam cuplikan video, Rio berbicara langsung ke kamera dan menyoroti maraknya link yang dinilainya tidak jelas sumbernya.
“terkait ada link-link yang mungkin nggak jelas, tolong hati-hati ya. Jangan sampai tertipu ya. Mungkin rekan-rekan yang mau berangkat insya Allah mungkin kalo ada waktu, atau mungkin saya bisa bantu, saya pasti bisa bantu ya” ujarnya dalam video tersebut, dikutip Senin (23/2/2026).
Ia tidak menjelaskan secara detail bentuk dugaan penipuan yang dimaksud maupun mekanisme rekrutmen resmi yang benar. Namun, ia menekankan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap tautan yang tersebar di dunia maya.
Beredarnya video ini menjadi perhatian publik, mengingat latar belakang Rio sebagai mantan anggota Brimob Polda Aceh. Pesan yang ia sampaikan berfokus pada himbauan kewaspadaan di tengah maraknya tautan rekrutmen yang beredar di berbagai platform digital.
Hingga saat ini belum terdapat keterangan tambahan terkait sumber tautan yang dimaksud dalam video tersebut maupun klarifikasi dari pihak berwenang.
Reporter: Dinda Pramesti K
Baca Juga: Keadilan untuk Arianto Tawakal: Kakak Korban dan 12 Orang Jadi Saksi dalam Sidang Etik Oknum Brimob
Berita Terkait
-
Keadilan untuk Arianto Tawakal: Kakak Korban dan 12 Orang Jadi Saksi dalam Sidang Etik Oknum Brimob
-
10 Fakta Pilu Oknum Brimob Aniaya Pelajar Hingga Tewas di Tual Maluku
-
Disaksikan Keluarga Korban Arianto, Sidang Etik Bripda Masias Digelar Siang Ini: Bakal Dipecat?
-
Murka Brimob di Tual Aniaya Pelajar hingga Tewas, Kapolri: Usut Tuntas, Hukum Setimpal!
-
Kakak Korban Tewas Diduga Dipukul Brimob di Tual Dipastikan Dapat Perlindungan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta
-
Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam
-
Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari
-
Polri Bongkar Kasus BBM dan LPG Subsidi, Boni Hargens: Respons Cepat Hadapi Krisis Energi Global
-
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
-
Dubes Arab Saudi Temui Megawati, Minta Peran Aktif untuk Perdamaian Timur Tengah
-
Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus
-
Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua
-
TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus