- John Tobing, maestro lagu pergerakan, meninggal dunia pada Kamis (26/2/2026) pukul 20.45 WIB akibat henti jantung.
- Almarhum sempat menjalani perawatan intensif sejak November 2025 karena riwayat penyakit stroke yang dideritanya.
- Keluarga menegaskan bahwa lagu "Darah Juang" warisan almarhum dipersembahkan murni untuk kepentingan bangsa tanpa masalah hak cipta.
Dalam berbagai kesempatan saat dirawat di rumah sakit, ia terus memberikan dorongan moril kepada ayahnya. Kendati ia sendiri menyadari bahwa sang ayah adalah pribadi yang sangat tangguh dan pantang menyerah.
"Setiap misalnya sore atau malam, ngopi bersama dan ya bercerita-bercerita, suka bercerita memang bapak orangnya," ujarnya.
Bahkan John sempat berencana untuk menggelar konser beberapa waktu lalu. Namun memang kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk merealisasikan rencana itu.
"Mungkin yang buat saya sedih itu karena terakhir itu Bapak bilangnya dia ingin bebas. Dia ingin bebas, dia tanya dia kapan sembuh, dia kapan bisa kayak dulu lagi. Itu sih yang saya sedihkan," tuturnya.
Warisan untuk Bangsa
Terkait lagu "Darah Juang" yang menjadi magnum opus ayahnya, Gopas bilang keluarga menegaskan bahwa karya tersebut adalah murni untuk kepentingan bangsa.
Almarhum tidak pernah mempersoalkan masalah hak cipta. John justru semangat ketika lagu tersebut dapat terus menggema sebagai penyemangat di seluruh pelosok negeri.
"Harapan saya sih ya, semoga ya sesuai dengan yang Bapak harapkan juga, bahwa 'Darah Juang' ini untuk bangsa. Memang untuk bangsa dan kalaupun dinyanyikan di mana pun, Bapak malah senang," ucapnya.
"Tidak perlu hak cipta segala macam karena dia ingin lagunya dikenal di semua penjuru Indonesia, bahkan mancanegara, karena itu doang harapan dia," pungkasnya.
Pencipta lagu pergerakan "Darah Juang" tersebut mengembuskan napas terakhir pada usia 59 tahun dengan meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
Baca Juga: LMKN Buka Suara Usai Dilaporkan ke KPK soal Dana Royalti Rp14 Miliar
Ibadah penghiburan akan dilayani oleh GKI Adisucipto pada Kamis (26/2/2026) dan Jumat (27/2/2026) malam pukul 18.30 WIB. Selain itu, pada hari Jumat juga akan dilaksanakan prosesi adat Martonggo Raja sebagai bagian dari penghormatan adat keluarga.
Prosesi pemakaman sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada Sabtu, 28 Februari 2026 lusa. Jenazah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Madurejo, Prambanan.
Reporter: Hiskia Andika
Foto: Jenazah John Tobing yang disemayamkan di Rumah Duka RS Bethesda 'Arimatea', Kamis (26/2/2026).
Berita Terkait
-
LMKN Buka Suara Usai Dilaporkan ke KPK soal Dana Royalti Rp14 Miliar
-
Kabar Gembira Bagi Penyanyi! MK Putuskan Promotor yang Wajib Bayar Royalti, Bukan Artisnya
-
Curhat Judika di DPR Soal Kisruh Royalti: Harus Sama-Sama Diskusi, Bukan Debat
-
Once Mekel Soroti Sengketa Royalti Lagu, Hak Pencipta dan Publik Harus Seimbang
-
Di Rapat Revisi UU Hak Cipta, Ahmad Dhani Bongkar 'Loophole' Era Jokowi yang Bikin Komposer Sengsara
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra