- Satgas NIC Bareskrim Polri menangkap bandar narkoba Koko Erwin di Tanjung Balai saat hendak ke Malaysia.
- Koko Erwin terbukti sebagai pemasok utama bagi mantan pejabat kepolisian, AKBP Didik Putra Kuncoro.
- Dua kaki tangan pelaku, berinisial A dan R, juga ditangkap karena memfasilitasi upaya pelarian bandar tersebut.
Mereka membantu menyediakan akomodasi serta jalur transportasi untuk menyeberang ke Malaysia.
Namun, koordinasi cepat antarwilayah yang dilakukan Satgas NIC membuahkan hasil dengan tertangkapnya para pelaku di lokasi yang berbeda.
"Pelaku A alias Y ditangkap di Riau sementara R alias K di Tanjung Balai bersama Erwin," katanya.
Penangkapan ini merupakan hasil dari pengembangan status Koko Erwin yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
Tersangka menyadari bahwa posisinya sudah terdesak setelah keterkaitannya dengan AKBP Didik Putra Kuncoro terungkap ke publik.
Hal inilah yang memicu tersangka untuk melakukan persiapan matang guna melarikan diri ke luar negeri dan mencari perlindungan di negara lain.
Kombes Pol Kevin Leleury menegaskan bahwa profil Koko Erwin di dunia hitam narkotika sangat signifikan, terutama untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pengaruhnya sebagai bandar sabu kelas kakap diduga kuat menjadi motor penggerak peredaran narkoba di wilayah tersebut, termasuk kemampuannya menyuap aparat penegak hukum.
Pihak kepolisian saat ini masih terus mendalami aliran dana dan jaringan distribusi yang dikendalikan oleh Koko Erwin.
Baca Juga: Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
Mengenai detail lebih lanjut tentang modus operandi dan bukti-bukti baru yang ditemukan selama proses penangkapan, pihak Bareskrim Polri berencana akan menyampaikannya secara komprehensif kepada publik dalam waktu dekat melalui rilis resmi.
"Keterkaitan lebih jelasnya mungkin nanti akan dijelaskan pada saat jumpa pers," kata dia.
Saat ini, Koko Erwin beserta dua rekannya telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif di markas kepolisian.
Berita Terkait
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?
-
Pelihara Bandar? Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Setoran Rp13 Juta Tiap Minggu
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Mendagri: Bantuan Lima Ambulans dari Korpri Percepat Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera
-
Guru Ungkap Isi Pesan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Begini Isinya
-
Militer Yordania Menembak Jatuh 4 Rudal Iran yang Terobos Masuk Wilayah Udara Mereka
-
Modus Tanya Izin Berujung Palak Rp300 Ribu, Oknum Satpol PP DKI Terancam Sanksi Berat
-
Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset
-
Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi
-
Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS
-
Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih