- Tim gabungan menggagalkan penyelundupan 54.096 benih lobster di Bandara YIA pada Minggu (1/3/2026), dua kurir diamankan.
- Benih lobster senilai lebih dari satu miliar rupiah itu disamarkan menggunakan manik-manik untuk mengelabui pemeriksaan X-ray.
- Polisi mendalami kemungkinan adanya keterlibatan jaringan internasional dalam upaya pengiriman komoditas laut berharga ini.
Suara.com - Tim gabungan menggagalkan upaya penyelundupan 54.096 ekor benih benih lobster (BBL) di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, Minggu (1/3/2026) kemarin. Dua orang yang diduga sebagai kurir telah diamankan.
Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Imam Sarjono, menuturkan bahwa puluhan ribu benih lobster tersebut rencananya akan dibawa ke Singapura.
"Bea Cukai, Balai Karantina, Avsec, serta Polres Kulon Progo berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 54.096 ekor baby lobster yang akan dikeluarkan atau dibawa ke Singapura melalui jalur penumpang," kata Imam, Senin (2/3/2026).
Disampaikan Imam, nilai kerugian negara dari upaya penyelundupan ini diperkirakan mencapai angka satu miliar rupiah lebih.
"Nilai dari barang tersebut diperkirakan sekitar Rp1.081.920.000," kata dia.
Imam menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bentuk fungsi community protector untuk menjaga keberlanjutan ekosistem laut Indonesia.
"Baby lobster merupakan komoditas yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis yang sangat tinggi. Sehingga kalau sampai ini lolos, punya potensi akan mengganggu keberlanjutan ekosistem laut di Indonesia," ucapnya.
Disamarkan dengan Manik-manik
Airport Operation Services and Security Division Head Bandara YIA, Rahmat Febrian Syahrani, menjelaskan proses deteksi bermula dari pemeriksaan berlapis oleh petugas Avsec.
Kemudian pada sekitar pukul 08.30 WIB ada koper yang terdeteksi mencurigakan dalam sistem X-ray di area belakang setelah check-in.
"Dari gambarnya nanti terlihat di sini bentuknya. Dan itu pun mereka kamuflase dengan mote-mote ini supaya untuk menyamarkan tampilan gambar," kata Rahmat.
"Itu salah satu modus operandi dari tersangka sehingga untuk mengelabui petugas, mereka melakukan dengan ditambahkan dengan mote-mote ini dan juga ada botol-botol dari es seperti itu," katanya menambahkan.
Kasat Reskrim Polres Kulon Progo Iptu Subihan Afuan Ardhi menuturkan ada dua orang pria yakni HK (31) dan AW (43) yang berhasil diamankan. Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku menggunakan modus menyamarkan barang di dalam koper untuk mengecoh petugas.
"Kemudian packing [benih lobster] menggunakan koper yang diberikan benda lain seperti manik-manik untuk mengecoh sistem X-ray saat dilakukan pemeriksaan," ucap Subihan.
Dari tangan kedua pelaku, petugas menyita dua koper berisi 39 kantong plastik yang memuat total 54.096 bening lobster. Termasuk paspor, kartu identitas, dua lembar tiket pesawat tujuan Singapura, dan tiga unit telepon seluler.
Berita Terkait
-
Diselundupkan Lewat Koper, 85.750 Benih Lobster Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta
-
Peringatan Dini Tsunami di Underpass Bandara YIA, BNPB: Supaya Masyarakat Waspada, Bukan Menakuti
-
Terungkap! Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp19 Miliar di Bogor, Ada Apa Dibaliknya?
-
Jadwal Damri Bandara YIA Lengkap, Cek Jam Keberangkatan dan Tarif Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2024
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara
-
Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
-
Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?
-
Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta
-
Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?
-
Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?
-
Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan
-
Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?
-
Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi