- Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada Februari 2026, memicu perang regional setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
- Beberapa negara seperti Irak, Lebanon, dan Turki disiagakan tinggi karena ancaman kekacauan domestik dan potensi limpahan konflik militer.
- Iran melancarkan serangan balasan ke beberapa negara Teluk seperti UEA, Qatar, dan Bahrain yang menampung pangkalan militer Amerika Serikat.
Suara.com - Kawasan Timur Tengah kini berada di titik nadir setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer besar-besaran ke Iran pada akhir Februari 2026. Konflik yang berawal dari tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan udara tersebut kini merembet menjadi perang regional yang menyeret banyak negara.
Amerika Serikat bersama UEA, Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Arab Saudi telah mengeluarkan pernyataan bersama. Mereka mengutuk serangan balasan Iran sebagai "eskalasi berbahaya" yang melanggar kedaulatan negara-negara Teluk.
“Tindakan Iran merupakan eskalasi berbahaya yang melanggar kedaulatan sejumlah negara dan mengancam stabilitas kawasan,” sebagaimana yang dipublikasikan Departemen Luar Negeri AS, dikutip dari Antara News pada Senin (2/3/2026).
Berdasarkan laporan mendalam dari Al Jazeera dan analisis pakar Atlantic Council, berikut adalah daftar negara yang kini dalam posisi terancam dan waspada tinggi akibat eskalasi panas AS-Israel dengan Iran.
Negara dalam Status Waspada Tinggi (Zona Merah)
Beberapa negara kini berada dalam kondisi siaga satu karena potensi kekacauan domestik dan limpahan konflik.
1.Irak
Menjadi medan tempur “titipan”. Serangan di dekat Bandara Erbil menunjukkan bahwa milisi pro-Iran mulai bergerak melawan pasukan koalisi AS. Irak terancam kehilangan kedaulatannya jika siklus pembalasan terus berlanjut.
2. Lebanon
Baca Juga: 24 Jam Menegangkan! Cerita Eks Barcelona Berpacu dengan Waktu Tinggalkan Iran
Berada di ujung tanduk. Hezbollah menghadapi dilema besar: membalas kematian Khamenei dengan risiko kehancuran total oleh Israel, atau menahan diri dan kehilangan pengaruh ideologisnya.
3. Turki
Waspada terhadap tiga ancaman sekaligus: gelombang pengungsi massal dari perbatasan Iran, potensi bangkitnya kelompok separatis Kurdistan (PJAK) di tengah kekosongan kekuasaan di Teheran, serta krisis energi akibat terhentinya pasokan gas dari Iran.
Negara yang Terkena Dampak Serangan Langsung
Meski menyatakan tidak terlibat dalam serangan awal ke Iran, sejumlah negara Teluk justru menjadi sasaran rudal dan drone Teheran karena menampung pangkalan militer Amerika Serikat.
1. Uni Emirat Arab (UEA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Rantai Bandar Narkoba Ko Erwin: Charlie dan Arfan Dicokok, The Doctor Diburu
-
Dipanggil KPK untuk Kasus DJKA, Eks Menhub Budi Karya Absen Alasan Sakit
-
Dubes Iran Respons Niat Prabowo Jadi Juru Damai, Begini Katanya
-
Jelang Idul Fitri 2026, Satgas Pangan Tindak 350 Pelanggaran dan Proses 4 Perkara Hukum
-
Disebut Mandek 10 Tahun, Pramono Anung Heran Soal Gaji Nakes Jakarta: Masa Sih Nggak Naik?
-
Syahdan Husein Lawan Tuduhan Menghasut: Ini Ketidakpuasan Pemuda dengan Politik Penuh Intrik
-
BMKG: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia
-
Eskalasi Konflik US-Iran Diprediksi Panjang, Ekonom UGM Desak Pemerintah Evaluasi Program
-
Ancaman Perang Total: Adu Rudal Israel-Hizbullah Pasca-Serangan Iran
-
"Jika Jaksa atau Hakim Tertindas, Saya akan Membela Mereka", Janji Delpedro Marhaen Dalam Pledoi