- Presiden Prabowo Subianto mengadakan buka puasa bersama ulama di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (5/3/2026).
- Acara ini dihadiri tokoh penting seperti Rais Aam PBNU, Ketua Umum Muhammadiyah, dan Ketua Umum MUI.
- Ketua Umum MUI Anwar Iskandar berharap pertemuan ulama dan umara ini dapat mempererat komunikasi.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar buka puasa bersama sejumlah ulama dan tokoh organisasi masyarakat Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Momen tersebut dibagikan Prabowo melalui akun Instagram pribadinya @prabowo. Dalam unggahannya, kepala negara memperlihatkan potret satu meja bersama tiga tokoh ulama saat berbuka puasa di Istana Merdeka, Jakarta.
“Berbuka puasa bersama Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama K.H. Miftachul Achyar, Ketua Umum Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia K.H. Anwar Iskandar di Istana Merdeka, Jakarta,” kata Prabowo dalam unggahan tersebut.
Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat berbuka puasa kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Selamat berbuka puasa bagi saudara-saudara yang menjalankan Ibadah Puasa,” ujar Prabowo.
Tokoh Islam Datangi Istana
Selain ketiga tokoh tersebut, sejumlah ulama dan pimpinan organisasi masyarakat Islam juga tampak mendatangi kompleks Istana Kepresidenan untuk menghadiri agenda buka puasa bersama.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Anwar Iskandar mengatakan kehadirannya di Istana memang untuk menghadiri undangan berbuka puasa bersama Presiden.
Ia datang didampingi Ketua Bidang Penanggulangan Bencana MUI periode 2025–2030, Nusron Wahid.
Anwar menyebut selain dari MUI, sejumlah pimpinan ormas Islam, mubalig, serta pengasuh pondok pesantren juga diundang dalam acara tersebut. Undangan buka puasa bersama itu, kata dia, telah diterima sejak Rabu sebelumnya.
Baca Juga: 5 Poin Pertemuan Prabowo dan Dasco di Istana Jelang Lebaran 2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla juga dikabarkan hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia.
Secara terpisah, Rais Aam PBNU Miftachul Achyar dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir juga tiba di Istana untuk menghadiri kegiatan tersebut.
Anwar mengaku belum mengetahui apakah agenda buka puasa bersama itu juga akan membahas konflik di Timur Tengah. Menurutnya, pertemuan kemungkinan hanya berlangsung singkat.
"Rasanya begitu. Kalau ada diskusi malah lebih bagus karena kan ya mungkin perlu ada komunikasi yang kebih bagus antara ulama dan umara," kata Anwar.
Saat ditanya mengenai konflik di Timur Tengah menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, Anwar menyerukan pentingnya semua pihak menahan diri.
"Yang jelas, kita inginnya itu semuanya menahan diri, perdamaian tercipta, dan tidak berpengaruh kepada ekonomi, terutama Indonesia. Kalau berpengaruh kan kalian juga susah," kata Anwar.
Tag
Berita Terkait
-
5 Poin Pertemuan Prabowo dan Dasco di Istana Jelang Lebaran 2026
-
Diundang Bukber di Istana, Akankah Ulama dan Prabowo Bahas Eskalasi Konflik Timur Tengah?
-
Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?
-
Tensi Timur Tengah Memanas, Menlu Sugiono Telepon Menlu UEA hingga Prabowo Siap Mediasi ke Teheran
-
Dino Patti Djalal Pertanyakan Sikap Pemerintah RI Atas Gugurnya Ali Khamenei
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat