- BPBD DKI Jakarta membunyikan alarm kewaspadaan atas prediksi cuaca ekstrem hujan lebat hingga sangat lebat di seluruh wilayah.
- Periode ancaman cuaca ekstrem ini berlangsung selama tujuh hari, dimulai Jumat (6/3/2026) sampai Kamis (12/3/2026).
- Masyarakat diimbau menyiapkan alat pelindung diri dan tas siaga bencana, serta melapor potensi genangan melalui aplikasi JAKI.
Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta resmi membunyikan alarm kewaspadaan terkait ancaman cuaca ekstrem yang membayangi ibu kota.
Berdasarkan rilis termutakhir, fenomena alam yang memantik kekhawatiran publik ini diprediksi akan berlangsung selama satu pekan penuh.
Periode krusial tersebut akan mulai bergulir pada hari ini, Jumat (6/3/2026) hingga Kamis (12/3/2026) mendatang.
"Peringatan dini cuaca, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat," bunyi keterangan resmi BPBD DKI Jakarta di akun resmi mereka.
Informasi esensial ini dirangkum BPBD DKI Jakarta dengan bersandar mutlak pada prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Seantero teritorial DKI Jakarta, tanpa terkecuali kawasan Kepulauan Seribu, kini berstatus waspada dalam menyambut guyuran hujan dengan intensitas tinggi.
Guna memitigasi risiko kerugian, warga sipil diminta menyiagakan perlengkapan proteksi diri seperti payung maupun jas hujan sebelum beraktivitas di luar ruang.
Lebih jauh, masyarakat juga didorong untuk menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah preventif tatkala marabahaya datang secara mendadak.
"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," lanjut BPBD DKI Jakarta dalam keterangan resminya.
Baca Juga: BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Lebih Kering
Publik dapat memantau fluktuasi tinggi muka air secara mandiri melalui pranala bpbd.jakarta.go.id/waterlevel atau memperbarui informasi banjir lewat pantaubanjir.jakarta.go.id.
Apabila masyarakat menjumpai adanya potensi genangan air di lingkungan sekitar, laporan dapat segera dilayangkan melalui fasilitas aplikasi JAKI.
Dalam kondisi darurat yang mengancam keselamatan, warga ibu kota diinstruksikan untuk bertindak sigap dengan menghubungi layanan panggilan darurat di nomor 112.
Berita Terkait
-
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Simak Prakiraan Cuaca BMKG
-
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Lebih Kering
-
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus
-
BMKG: Jabodetabek Bakal Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Hingga Sore
-
Waspada! Bibit Siklon 90S Berpotensi Jadi Badai Tropis dalam 24 Jam, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan