News / Internasional
Minggu, 08 Maret 2026 | 04:38 WIB
Selat Hormuz (science.nasa.gov)
Baca 10 detik
  • Garda Revolusi Iran menantang rencana AS mengawal tanker minyak di Selat Hormuz, mengingatkan ancaman serangan historis.
  • Militer Iran menyatakan tidak menutup resmi Selat Hormuz, namun keamanan kapal menjadi tanggung jawab pemilik kapal sendiri.
  • Kapal induk USS Gerald Ford AS bergerak menuju Laut Merah sebagai respons atas meningkatnya ketegangan kawasan tersebut.

Status Jadwal Rutin: Penerbangan terjadwal dari dan menuju Doha tetap ditangguhkan hingga ada pengumuman resmi lebih lanjut.

Di sisi lain, militer Amerika Serikat terus memobilisasi aset terbesarnya. Kapal induk USS Gerald Ford, yang merupakan kapal perang terbesar di dunia, dilaporkan telah berpindah posisi dari Mediterania Timur menuju Laut Merah melalui Terusan Suez.

USS Gerald Ford menjadi instrumen pusat dalam kebijakan luar negeri agresif Trump tahun ini. Sebelumnya, kapal raksasa ini terlibat dalam operasi penangkapan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro di awal tahun, dan kini menjadi tumpuan utama dalam militer AS melawan Iran.

Load More