-
Polisi India menangkap dua tersangka pembunuh aktivis Sharif Osman Hadi di wilayah perbatasan Bongaon.
-
Kasus pembunuhan ini sempat memicu kerusuhan besar dan serangan terhadap kantor media di Bangladesh.
-
Hubungan diplomatik India dan Bangladesh mulai membaik setelah kemenangan partai BNP dalam pemilu terbaru.
Dikenal dengan retorika anti-India, sosok Hadi memiliki pengaruh besar dalam menggerakkan sentimen politik di kalangan mahasiswa setempat.
Pasca pembunuhannya, misi diplomatik India di Chittagong sempat diserang oleh massa yang menuntut keadilan bagi sang aktivis.
Konsulat India di Dhaka dan Rajshahi juga tidak luput dari aksi pelemparan batu serta intimidasi yang sangat mengkhawatirkan.
Situasi tersebut sempat membuat hubungan bilateral antara New Delhi dan Dhaka berada pada titik nadir yang cukup serius.
Ketegangan mulai mereda seiring dengan perubahan peta politik setelah pemilihan umum terakhir yang digelar di Bangladesh.
Kemenangan mutlak Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) dalam pemilu baru-baru ini membawa angin segar bagi hubungan diplomatik kedua negara.
Perdana Menteri Narendra Modi secara resmi telah memberikan ucapan selamat kepada Tarique Rahman atas kemenangan politik yang diraihnya.
Bahkan Ketua Lok Sabha, Om Birla, secara langsung menghadiri upacara pelantikan pemerintahan baru tersebut di tengah transisi kekuasaan.
Negara tersebut sebelumnya sempat dilanda kekacauan hebat menyusul penggulingan mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina pada Agustus 2024.
Baca Juga: Polda Metro Kerahkan Tim Elite, Buru Pelaku Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman
Hadi merupakan salah satu tokoh sentral dalam gelombang protes besar-besaran yang menyebabkan jatuhnya rezim pemerintahan Sheikh Hasina.
Setelah runtuhnya kekuasaan Hasina, kondisi keamanan di Bangladesh sempat memburuk dengan banyaknya laporan serangan terhadap kelompok minoritas.
Warga beragama Hindu menjadi kelompok yang paling terdampak oleh aksi kekerasan yang terjadi selama masa transisi kekuasaan tersebut.
Kini dengan tertangkapnya pelaku utama pembunuhan Hadi, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan dapat kembali terjaga dengan baik.
Otoritas India dan Bangladesh terus berkoordinasi untuk memastikan proses hukum terhadap kedua tersangka berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Langkah tegas kepolisian India ini diharapkan dapat meredam sentimen negatif yang selama ini berkembang di kalangan pendukung setia Hadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Puan Maharani: Harus Evaluasi, Apakah Biaya Politik Terlalu Mahal?
-
Begini Cara Kerja Drone MQ-9 Reaper AS yang Ditembak Jatuh Militer Iran
-
Puan Maharani Minta Penjelasan TNI soal Penetapan Status Siaga 1 di Tengah Konflik Global
-
Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno
-
Larangan Medsos Usia Dibawah 16 Tahun di Indonesia: Gimana Nasib Akunnya?
-
Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya
-
Kemenkes Temukan Lebih dari 300 Ribu Anak Indonesia Alami Masalah Mental Kecemasan dan Depresi
-
Viral Video Rudal Tomahawk Serang Kawasan Dekat Sekolah, Ratusan Anak Diklaim Tewas
-
Penyelidikan Serangan Sekolah Iran: Bukti Mengarah ke Rudal AS
-
Erdogan Peringatkan Presiden Iran Usai Rudal Balistik Masuk Wilayah Turki