- IRGC merespons keras komentar Trump mengenai singkatnya konflik, menegaskan Iran yang akan menentukan akhir pertempuran.
- Juru bicara IRGC menuduh Trump berdalih kemunduran AS dan mengklaim USS Abraham Lincoln telah menjadi target rudal Iran.
- Iran mengancam memblokade Teluk jika terjadi permusuhan, direspons Trump dengan ancaman serangan balik masif jika minyak terganggu.
Suara.com - Perang urat syaraf antara Iran dan Amerika Serikat semakin memanas. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras sebagai balasan atas komentar Presiden AS Donald Trump yang meremehkan kekuatan militer Teheran dan menyebut konflik ini hanya akan berlangsung singkat.
Dalam pernyataan resminya, IRGC dengan tegas menolak narasi yang dibangun oleh Trump.
Mereka menegaskan bahwa kendali dan akhir dari pertempuran ini sepenuhnya berada di tangan angkatan bersenjata Iran, bukan berdasarkan ekspektasi dari Amerika Serikat.
“Kami yang akan menentukan akhir dari perang ini,” pernyataan IRGC dinukil dari laporan The Statesman.
“Perhitungan dan masa depan kawasan kini berada di tangan angkatan bersenjata kami. Pasukan Amerika tidak akan menentukan kapan perang ini berakhir,” lanjutnya.
Sebelumnya, Trump sempat menggambarkan operasi militer terhadap Iran sebagai sebuah 'perjalanan militer jangka pendek' yang terbatas. Komentar inilah yang memicu respons keras dari Teheran.
Seorang juru bicara IRGC menuduh Trump sedang menggunakan tipu daya untuk menutupi apa yang mereka sebut sebagai 'kemunduran yang memalukan' bagi militer AS.
Juru bicara itu bahkan mengklaim bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln telah menjadi target rudal Iran, yang memaksa armada angkatan laut AS mundur lebih dari 1.000 kilometer.
Di tengah memanasnya situasi, IRGC juga mengeluarkan ancaman serius yang bisa mengguncang pasar energi global. Mereka memperingatkan akan menghentikan total pengiriman minyak dari kawasan Teluk ke negara-negara yang dianggap memusuhi Iran.
Baca Juga: Vladimir Putin Dukung Mojtaba Khamenei, Pastikan Rusia Tetap Jadi Mitra Iran
Ancaman blokade di Selat Hormuz ini langsung mendapat respons tak kalah keras dari Donald Trump. Melalui media sosialnya, ia menulis sebuah peringatan yang sangat tegas.
“Jika Iran melakukan apa pun yang menghentikan aliran minyak di Selat Hormuz, mereka akan dihantam oleh Amerika Serikat dua puluh kali lebih keras daripada yang telah mereka alami sejauh ini,” tulis Trump.
Donald Trump menyebut bahwa perlindungan yang diberikan AS di jalur pelayaran vital tersebut adalah sebuah hadiah bagi negara-negara lain seperti China.
Ia juga mengancam akan menyerang target-target yang mudah dihancurkan yang menurutnya akan membuat Iran mustahil untuk membangun kembali negaranya.
Berita Terkait
-
Australia Umumkan bakal Kirim Pesawat Pengintai dan Rudal ke Teluk untuk Hadapi Serangan Iran
-
Trump Klaim Perang AS-Israel vs Iran Segera Usai, Sebut Militer Iran Nyaris Lumpuh
-
Pentagon Umumkan Korban Tewas di Perang Iran, Menhan: Akan Banyak Warga AS Pulang dengan Peti Mati
-
Apa Itu Rudal Tomahawk? Senjata Jarak Jauh yang Tewaskan Ratusan Anak di iran
-
Alert! Perang AS-Israel vs Iran Dorong Harga BBM, Listrik, dan KPR di Sini Meroket
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Australia Umumkan bakal Kirim Pesawat Pengintai dan Rudal ke Teluk untuk Hadapi Serangan Iran
-
Pelaku Perampokan Sadis yang Tewaskan Pensiunan JICT di Bekasi Ditangkap!
-
Bukan Nuklir, Senjata Paling Mematikan Perang AS-Iran Ini Bisa Bikin Dunia Hancur
-
Gerak Cepat Jenderal Maruli, TNI AD Bangun 40 Jembatan di Aceh, Ini Lokasi Lengkapnya
-
Trump Klaim Perang AS-Israel vs Iran Segera Usai, Sebut Militer Iran Nyaris Lumpuh
-
Gebrakan Sahroni Usai Aktif Lagi di DPR, Tak Akan Terima Gaji dan Akan Didonasikan ke...
-
Pentagon Umumkan Korban Tewas di Perang Iran, Menhan: Akan Banyak Warga AS Pulang dengan Peti Mati
-
Apa Itu Rudal Tomahawk? Senjata Jarak Jauh yang Tewaskan Ratusan Anak di iran
-
Kronologis Lengkap Penumpang Muslim Ditangkap SWAT Gegara Timer Buka Puasa di Kabin Pesawat
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT