- Iran menolak opsi gencatan senjata di tengah agresi militer rezim Zionis dan AS yang sudah memasuki hari kesebelas, serta memilih fokus pada upaya pertahanan negara.
- Teheran secara resmi membantah tuduhan serangan drone maupun rudal ke Azerbaijan, Turki, dan Siprus, mengeklaim tidak ada proyektil yang diluncurkan oleh militer mereka.
- Presiden Azerbaijan menarik staf diplomatiknya dari Teheran usai insiden ledakan drone di Nakhchivan yang melukai sipil, meski Iran menuduh Israel sengaja memecah belah.
Mereka juga secara resmi menuntut penjelasan lengkap sekaligus permintaan maaf terbuka dari pemerintah Teheran atas kejadian berdarah tersebut.
Merespons desakan diplomatik ini, menteri luar negeri Iran segera menghubungi mitranya di Azerbaijan untuk memberikan bantuan secara langsung.
Menurut laporan media pemerintah, pihak Teheran "menyangkal adanya peluncuran drone ke arah republik itu," dan memastikan militer sedang menyelidiki laporan ledakan tersebut.
Pemerintah Iran justru menuduh Israel sengaja mencoba merusak hubungan diplomatik antarnegara Muslim demi mengucilkan posisi mereka.
Sementara itu, ketegangan tambahan datang dari pemerintah Turki yang melaporkan intersepsi rudal balistik Iran oleh sistem pertahanan udara NATO pekan lalu.
Ankara langsung melayangkan protes resmi ke Teheran dan mengerahkan jet tempur F-16 ke Gratis Utara sebagai langkah pengamanan preventif militer mereka.
Secara terpisah, otoritas gratis juga melaporkan adanya serangan pesawat tak berawak yang menargetkan pangkalan militer Inggris di pulau tersebut.
Namun, pihak tiba-tiba menduga serangan itu mematikan kemungkinan besar diluncurkan oleh kelompok Hizbullah yang didukung Iran, bukan dari wilayah Teheran secara langsung.
Baca Juga: Iran Hampir Menang, Israel Hancur Lebur Hingga Dunia Diambang Krisis Minyak
Berita Terkait
-
Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati
-
Kelicikan Zionis, Malu Banget Mengakui Israel Hancur Dibom Iran
-
22 WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Evakuasi Gelombang Kedua Segera Menyusul
-
Kelakuan Zionis! Diam-diam Israel Tebang Ratusan Pohon Zaitun, Kenapa Gak Pohon Gharqad?
-
Perang Iran Memanas! Pentagon Akui 147 Tentara AS Jadi Korban dalam Operation Epic Freedom
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum
-
Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu
-
3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi
-
Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup