News / Internasional
Rabu, 11 Maret 2026 | 12:58 WIB
Penyusup di tempat penampungan di Tel Aviv Selatan. (Dok. Channel 14)
Baca 10 detik
  • Warga Tel Aviv mengalami kesulitan mencari perlindungan aman dari serangan rudal Iran karena bunker dipenuhi penjahat dan pengguna narkoba.
  • Kelompok kriminal memanfaatkan kekacauan serangan rudal Iran, memblokir shelter dan menyebarkan kepanikan dengan bahan peledak.
  • Serangan rudal Iran yang terjadi pada Jumat (6/3) mengguncang Tel Aviv, memaksa warga berlarian mencari ruang aman dari ledakan.

Suara.com - Saat jutaan warga Israel berlindung di ruang aman saat sirene perang berbunyi, sebagian warga Selatan Tel Aviv menghadapi mimpi buruk ganda, di langit dihujani rudal Iran, di bungker perlindungan dipenuhi penjahat dan pecandu narkoba.

Laporan dari media Israel, Channel 14, menyebut bahwa warga di Tel Aviv kebingungan mencari tempat perlindungan saat Iran menghujani langit mereka dengan ratusan rudal.

“Di saat kita turun ke shelter perlindungan, mereka para pecandu dan pengedar narkoba menempati tanpa rasa malu, kami benar-benar tak punya tempat berlindung" keluh seorang warga lama di Shkhunat Hatikva.

Situasi semakin memburuk akibat kelompok kriminal yang memanfaatkan kekacauan.

Seorang warga Shapira, menceritakan, “Mereka memblokir shelter publik. Saat sirene berbunyi, mereka menebar petasan dan bahan peledak, membuat panik semua orang. Saya selalu membawa semprotan merica dan tak berani membiarkan anak saya keluar malam.”

Potret Tel Aviv Luluh Lantak Dihujani Rudal Iran, Eks Tentara Israel: Netanyahu Penjahat! [@A_Ham96]

Selain itu, taman dan fasilitas publik yang seharusnya menjadi tempat aman kini dipenuhi narkoba dan perilaku berbahaya.

“Anak-anak takut masuk ke shelter. Saya bahkan harus mengusir seorang pengguna narkoba dari taman agar anak-anak bisa bermain,” tambah warga tersebut.

Para warga menilai pemerintah belum menyediakan perlindungan yang memadai di tengah serangan balasan Iran.

Warga Tel Avib ini mengaku hidup dalam ketakutan setiap hari, bergulat dengan kenyataan langit mereka dipenuhi hujan rudal, sementara di tempat perlindungan harus berbagi tempat dengan pecandu narkoba.

Baca Juga: Pemain Timnas Putri Iran di Australia Terbelah, Satu Ubah Keputusan dan Pulang ke Iran

Sebelumnya, serangan rudal terbaru dari Iran mengguncang Tel Aviv pada Jumat (6/3), memicu gelombang ledakan yang terdengar di seluruh kota.

Stasiun televisi pemerintah Iran menyebut rudal ditembakkan ke jantung Tel Aviv.

Jurnalis AFP melaporkan dua gelombang ledakan hampir bersamaan terdengar menggema di seluruh Tel Aviv. Langit di Netanya, kota pesisir utara Tel Aviv, juga diterangi jejak roket yang melintas.

Setelah insiden, layanan darurat Israel, Magen David Adom, mengirim tim ke beberapa lokasi terdampak untuk mengecek korban.

Polisi Israel juga diterjunkan untuk memeriksa evakuasi proyektil yang jatuh di wilayah tengah Israel.

Warga Tel Aviv mengaku panik dan berhamburan mencari perlindungan saat sirene sirine berbunyi.

Load More