- Mayoritas pemudik Lebaran 2026 memilih mobil pribadi (52,98%) dengan total 76,24 juta perjalanan, membebani jalan raya.
- Puncak arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada 14-15 Maret, sementara arus balik puncaknya pada 24-25 Maret.
- Pemerintah menyiapkan 1.461 unit Disaster Relief Unit untuk memperbaiki jalan nasional yang kondisinya mantap 93,2%.
Suara.com - Mayoritas pemudik pada Lebaran 2026 melakukan perjalanan menggunakan mobil probadi. Total jumlah pemudik dengan moda roda empat tersebut mencapai 52,98 persen atau 76,24 juta.
"Ini top ten-nya seperti ini. Tetap yang sangat dominan adalah menggunakan mobil-mobil pribadi, diperkirakan 52 persennya sendiri," kata Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam konferensi pers bersama di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Terbanyak kedua adalah moda transportasi roda dua atau sepeda motor yang digunakan pemudik menuju kampung halaman. Total pergerakan sepeda motor pada arus mudik tahun ini diprediksi mencapai 24,08 juta atau 16,74 persen.
Ketiga moda transporasi bus 23,34 juta (16,22 persen); kapal penyeberangan 6,40 juta (4,45 persen); pesawat 4,98 juta (3,46 persen); kereta api antar kota 4,79 juta (3,33 persen); kerata api perkotaan 2,17 juta (1,51 persen); kapal laut 926,12 ribu (0,64 persen); kereta cepat 682,90 ribu (0,47 persen), dan lainnya 262,27 ribu (0,18 persen).
"Jadi bisa dibayangkan bahwa memang bicara mudik berarti beban utama ada di jalan-jalan raya, baik jalan tol, jalan nasional, termasuk jalan-jalan arteri yang kemudian akan digunakan menuju ke kabupaten/kota tujuan masyarakat," kata AHY.
AHY menyampaikan berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, diperkirakan ada 143,9 juta perjalanan atau masyarakat yang melakukan mudik Lebaran.
"Bisa dilihat ditinjau dari tujuan maka yang paling banyak akan mudik ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur, lalu diikuti Jawa Barat, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan," kata AHY.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14 dan 15 Maret. Sedangkan puncak mudik kedua pada 18 dan 19 Maret.
"Lalu untuk arus baliknya, puncaknya diperkirakan akan jatuh pada tanggal 24, 25 Maret, lalu yang kedua di tanggal 28 dan 29 Maret," kata AHY.
Baca Juga: Kapan Puncak Arus Mudik 2026? Ini Prediksi Tanggal Terpadat Jelang Lebaran
Kesiapan Infrastruktur
AHY menjelaskan ada lebih dari 47 ribu km jalan nasional non tol yang haris dilakukan preservasi.
"Kondisinya beragam, tapi secara umum jalan nasional yang non-tol itu kemantapannya sekitar 93,2 persen. Memang begitu masuk ke jalan-jalan provinsi, jalan kabupaten/kota berbeda tingkat kemantapannya. Tapi paling tidak kami laporkan untuk jalan nasional yang non-tol baik Jawa-Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua secara umum dalam kondisi yang siap dan mantap," tutur AHY.
Pemerintah juga telah menyiapkan Disaster Relief Unit (DRU) dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk memperbaiki jalan-jalan rusak yang menjadi jalur arus mudik.
DRU bertugas secara cepat mengerahkan alat-alat berat dengan material yang digunakan untuk segera memperbaiki atau menambal jalan-jalan yang berlubang agar bisa segera digunakan dan tidak terlalu menghambat perjalanan.
"Ini sudah diantisipasi ada beberapa titik rawan bencana. Totalnya itu bisa dilihat 807 rawan banjir, kemudian 1.641 rawan longsor, sedangkan ada 15 rawan banjir rob. Ini tersebar di seluruh Indonesia. Kemudian total kesiapan tim DRU tadi, Disaster Relief Unit itu sekitar 1.461 unit. Ini juga sudah siap dengan alat-alat berat dan materielnya," kata AHY.
Berita Terkait
-
Kapan Puncak Arus Mudik 2026? Ini Prediksi Tanggal Terpadat Jelang Lebaran
-
AHY Bicara ke Gen Z: Kota Boleh Global, Tapi Harus Tetap Berakar pada Identitas Lokal
-
DPR Minta Pemerintah Batasi Pemudik Motor yang Membawa Anak dan Istri di Lebaran 2026
-
Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Mantan Penasihat Keamanan Amerika: Trump Bisa Jadikan Netanyahu Kambing Hitam
-
Polri Targetkan Bhabinkamtibmas Jadi Super Polisi yang Serba Bisa Penolong Masyarakat
-
BPOM: 70 Persen Pangan Ilegal Impor di RI Berasal dari Malaysia, Banyak Masuk Jalur Tikus
-
Akhirnya! Rudal Kiamat Iran Meluncur Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait
-
Harga Minyak Bikin AS Ngos-ngosan, Sanksi Rusia akan Diperingan? Ini 5 Faktanya
-
Sebelum Targetkan Rute Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Pemerintah Prioritaskan Bereskan Satu Hal Ini
-
7 Fakta OTT KPK yang Menjerat Bupati Rejang Lebong dan Wakilnya
-
Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir
-
Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran
-
Guru Besar UGM di HUT ke-12 Suara.com: Jadilah Suara yang Lantang Mencari Kebenaran