News / Nasional
Rabu, 11 Maret 2026 | 18:42 WIB
Menko PMK Pratikno (Suara.com/Lilis)
Baca 10 detik
  • Pemerintah memprediksi pergerakan mudik Lebaran 2026 mencapai 150 juta orang, sehingga mendistribusikan waktu perjalanan melalui FWA dan cuti bersama.
  • Untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, pemerintah menyiapkan modifikasi cuaca dan mengaktifkan Operasi Ketupat Polri pada 13 hingga 26 Maret 2026.
  • Keselamatan perjalanan ditingkatkan melalui pemeriksaan kesehatan pengemudi bus serta penyiapan 2.700 pos kesehatan di sepanjang jalur mudik Lebaran.

Selain itu, pemerintah mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi penyebaran penyakit menular di tengah tingginya mobilitas selama Lebaran, termasuk penyakit campak.

“Kami mengajak semua warga untuk memastikan imunisasi campak sudah lengkap, terutama pada anak-anak, serta menjaga perilaku hidup bersih dan sehat selama perjalanan mudik,” kata Pratikno.

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan dukungan layanan bagi pemudik seperti ribuan masjid ramah pemudik, kesiapan rest area, serta jaminan ketersediaan bahan bakar dan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di jalur utama perjalanan.

Pratikno berharap masyarakat dapat mengikuti arahan petugas di lapangan serta memanfaatkan informasi resmi yang disediakan pemerintah selama periode mudik.

“Kami mengharapkan kerja sama dari semua pihak dan toleransi dari Bapak-Ibu yang mudik untuk menaati saran-saran dari petugas dan selalu memonitor informasi,” ujarnya.

Load More