- Perang modern ditentukan oleh konsep "Perang Atrisi," yaitu siapa lebih dulu kehabisan modal, logistik, atau dukungan secara fisik dan non-fisik.
- Amerika Serikat menekan Iran menggunakan empat instrumen kekuatan nasional: Diplomasi, Informasi, Militer, dan Ekonomi selama bertahun-tahun.
- Ketangguhan Iran dalam menghadapi tekanan disebabkan oleh perubahan geopolitik, kualitas SDM tinggi, serta mentalitas budaya yang tahan banting.
Pertama, perubahan geopolitik global. Sejak 2017, munculnya Rusia dan Tiongkok sebagai kekuatan adidaya baru yang menyaingi hegemoni tunggal (unipolar) AS memberikan jalan keluar bagi Iran.
Kedua negara tersebut dinilai tidak takut terhadap sanksi AS dan tetap menjalin kerja sama ekonomi, termasuk membeli minyak dari Iran.
Kedua, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Agung membeberkan fakta mengejutkan terkait tingkat kecerdasan penduduk Iran yang jauh berada di atas rata-rata global.
“Iran sendiri sebagai negara itu negara yang sebetulnya sangat potensi besar dari sumber daya manusia. Mereka ranking IQ-nya nomor 4 di dunia dengan level 106. Amerika 33 kayaknya 91 koma berapa dan Israel itu 37 kalau nggak salah 91 koma berapa juga. Jadi jauh angkanya 15 poin,” ungkapnya.
Ketiga, mentalitas dan ideologi kultural masyarakat Iran yang tahan banting.
Hal ini mengakar kuat pada keyakinan Syiah yang menjadi mayoritas di negara tersebut. Sejarah panjang yang bermula dari peristiwa tragis cucu Nabi Muhammad, Hasan dan Husein, membentuk karakter bangsa Iran.
Bagi masyarakat Iran, penderitaan bukanlah sebuah kelemahan.
“Itu menjadi dasar mereka sehingga menderita itu adalah bagian daripada kebahagiaan dia. Menderita itu adalah bagian daripada bagaimana dia beragama,” ujarnya.
Reporter: Tsabita Aulia
Baca Juga: DUAAARRR! Tanki BBM di Pelabuhan Oman Diserang Drone Peledak Iran, Api Berkobar
Berita Terkait
-
Update Terkini Perang Iran, Israel Makin Hancur Hingga Ledakan di Mana-mana
-
Iran Bombardir Pangkalan Perang AS, 13 Antek Zionis Tewas dan 100 Luka-luka
-
DUAAARRR! Tanki BBM di Pelabuhan Oman Diserang Drone Peledak Iran, Api Berkobar
-
Mengenal Kapal Perang US Fifth Fleet yang Masuk Bidikan Rudal Iran, Sudah Berumur31Tahun
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Usai Lahan Disegel, Satgas PKH Mulai Hitung Denda Pelanggaran PT Mineral Trobos!
-
Benjamin Netanyahu Pernah Dikabarkan Tewas saat Rapat: Kena Rudal Iran Bertubi-tubi
-
Tok! DPR Sahkan RUU PPRT, Hak Cipta, dan Pengelolaan Keuangan Haji Jadi Usul Inisiatif
-
Praperadilan Ditolak, Kuasa Hukum Pertanyakan Surat Pemanggilan Gus Yaqut ke KPK Hari Ini
-
DPR Sahkan 5 Anggota Dewan Komisioner OJK Periode 2026-2031, Friderica Widyasari Jadi Ketua
-
Blunder Pejabat AS, Iran Tertawakan Klaim Bohong Antek Zionis Berani Masuk Selat Hormuz
-
India Kiamat Makanan Panas karena Perang AS - Iran, Rakyatnya Dilarang Ngopi
-
Mengintip Kesiapan Jalur Mudik Jateng-DIY Menuju Lebaran 2026, Kondisi Kemantapan Capai 94,20 Persen
-
FBI Ungkap Dugaan Rencana Serangan Drone Iran ke Jantung Amerika Serikat
-
Soroti Rencana Taklimat Prabowo, Pakar UGM Berikan Sejumlah Poin Penting untuk Disampaikan