-
Perang nuklir 2026 mengancam tewasnya miliaran manusia akibat ledakan dan kelaparan global.
-
Musim dingin nuklir akan menutupi matahari dan menghancurkan ketahanan pangan di dunia.
-
Sebagian besar populasi di Amerika Serikat dan Eropa terancam hilang akibat kiamat nuklir.
Annie Jacobsen sebagai seorang pakar skenario kiamat nuklir memberikan gambaran visual mengenai kehancuran total tersebut.
Melalui bukunya yang berjudul Nuclear War: A Scenario, ia merangkum berbagai data intelijen dan pendapat ahli pertahanan.
Terdapat sekitar 12.000 hulu ledak nuklir yang saat ini siap diluncurkan oleh negara-negara pemilik senjata tersebut.
Pernyataan tersebut menggambarkan betapa cepatnya proses pemusnahan manusia saat tombol peluncuran rudal mulai ditekan.
Dampak langsung dari gelombang panas dan radiasi tidak akan tersebar secara merata di seluruh wilayah negara.
John Erath yang menjabat sebagai Direktur Kebijakan Senior di Center for Arms Control and Non-Proliferation memberikan analisisnya.
Ia menyebutkan bahwa lokasi-lokasi yang dekat dengan aset militer utama akan menjadi sasaran empuk pertama.
Masyarakat yang tinggal di sekitar silo rudal balistik serta pangkalan kapal selam pesisir berada dalam risiko tertinggi.
Kawasan Midwest di Amerika Serikat diprediksi akan menjadi salah satu titik yang merasakan kehancuran paling awal.
Baca Juga: Iran Serukan Perlawanan Total: Blokir Selat Hormuz, Siap Harga Minyak Tembus USD 200
Selain ledakan langsung, ancaman yang tidak kalah menakutkan adalah krisis pangan hebat yang melanda pasca perang.
Laporan dari majalah Newsweek mengutip data penelitian yang menunjukkan potensi kematian hingga 6,7 miliar orang akibat kelaparan.
Kurangnya sinar matahari menyebabkan kegagalan panen total di hampir seluruh wilayah agraris penting di dunia.
Negara-negara maju seperti Kanada, Inggris, dan Amerika Serikat diperkirakan akan menghadapi keruntuhan sistem distribusi pangan.
Sebagian besar wilayah Rusia dan daratan Eropa juga tidak akan luput dari kehancuran ekonomi dan sosial.
Beberapa wilayah yang tidak hancur total tetap harus menghadapi kenyataan pahit berupa kelaparan yang terselubung.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Israel Siap Luncurkan Nuklir ke Iran, Tunggu Perintah Benjamin Netanyahu
-
DUAAARRRR Ledakan Besar Terdengar di Kota Yerusalem, Hujan Rudal Kiamat Iran Makin Brutal
-
Iran Simpan Bahan Baku Senjata Kiamat di Dalam Tanah, Akhir Dunia Sudah di Depan Mata
-
Air Minum Jakarta Bakal Bisa 'Dipanen' Langsung dari Udara
-
Prabowo Berikan 90.000 Hektare Izin Pemanfaatan Hutan untuk Konservasi Gajah Sumatra
-
Aktivis Internasional Apresiasi Prabowo Jadi Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah
-
KPK Ungkap Dugaan Uang Fee Haji Dipakai untuk Kondisikan Pansus DPR, Libatkan Gus Yaqut
-
Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye, Giliran Gus Alex yang Akan Diperiksa KPK Pekan Depan
-
Sengketa Hotel Sultan Memanas, Hamdan Zoelva Laporkan Ketua PN Jakpus dan PT DKI ke Komisi Yudisial
-
Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Jaringan Ko Erwin di Pontianak, Kini Buru Otaknya The Doctor