News / Internasional
Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:47 WIB
Benjamin Netanyahu (AFP)
Baca 10 detik
  • Netanyahu melontarkan ancaman pembunuhan terselubung kepada Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.

  • Konflik dipicu oleh serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat sejak akhir Februari.

  • Perang besar antara Israel dan Iran kini meluas serta mengancam stabilitas dunia.

Suara.com - Situasi di Timur Tengah semakin mencekam setelah munculnya pernyataan keras dari pihak Tel Aviv, Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara tersirat mengirimkan pesan kematian bagi pemimpin baru Iran, Mojtaba Khamenei.

Mojtaba Khamenei, yang ditetapkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada 9 Maret 2026 menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW.

Sebagai seorang Sayyid (sebutan untuk keturunan Nabi) melalui garis keturunan Husain bin Ali, ia mengenakan sorban hitam yang menandakan nasab tersebut.

Mojtaba adalah ulama Syiah yang dekat dengan kalangan konservatif dan Garda Revolusi.

Keluarga Khamenei menelusuri garis keturunan mereka kembali ke Husayn ibn Ali, putra Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra (putri Nabi Muhammad SAW).

Israel secara tersirat mengancam akan menghabisi nyawa Mojtaba Khamenei yang merupakan pemimpin tertinggi Iran saat ini.

Pernyataan provokatif ini disampaikan Netanyahu pada Kamis (12/3) dalam sebuah sesi konferensi pers yang sangat dinantikan.

Momen ini menjadi kemunculan perdana Netanyahu setelah pecahnya perang terbuka antara Israel-Amerika Serikat melawan Iran sejak akhir Februari.

Baca Juga: DUAAARRRR Ledakan Besar Terdengar di Kota Yerusalem, Hujan Rudal Kiamat Iran Makin Brutal

Ketegangan ini memuncak setelah Mojtaba resmi menggantikan posisi mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam operasi militer.

Dalam tayangan video tersebut, Netanyahu merespons pertanyaan mengenai nasib Mojtaba Khamenei dan sekutunya, Naim Qassem dari Hezbollah.

Ia menegaskan posisi Israel terhadap para tokoh yang dianggapnya bertanggung jawab atas serangan balasan ke wilayah Israel.

"Saya tidak akan memberikan polis asuransi jiwa kepada para pemimpin organisasi teroris mana pun... Saya juga tidak berniat memberikan laporan rinci di sini mengenai apa yang kami rencanakan atau apa yang akan kami lakukan," ujar Netanyahu.

Netanyahu juga melontarkan hinaan tajam kepada Mojtaba dengan menyebutnya sebagai pemimpin yang tidak memiliki kemandirian.

Ia menilai Mojtaba hanyalah perpanjangan tangan dari kelompok militer elit Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC.

Load More