-
Netanyahu melontarkan ancaman pembunuhan terselubung kepada Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.
-
Konflik dipicu oleh serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat sejak akhir Februari.
-
Perang besar antara Israel dan Iran kini meluas serta mengancam stabilitas dunia.
Lebih lanjut, Netanyahu menyindir keberadaan Mojtaba yang dianggap bersembunyi dan tidak berani menampakkan diri di hadapan rakyatnya.
Israel mengklaim telah memiliki rekam jejak dalam menumbangkan para penguasa otoriter yang dianggap mengancam keamanan kawasan Timur Tengah.
"Kami telah membunuh diktator sebelumnya dan diktator baru Mojtaba yang merupakan boneka IRGC bahkan tidak bisa menunjukkan wajahnya ke publik," kata Netanyahu.
Netanyahu juga sempat ditanya mengenai keterlibatan Israel dalam mendukung kelompok oposisi yang ingin menggulingkan kekuasaan di Iran.
Meskipun tidak memberikan detail operasional, ia memastikan bahwa posisi Mojtaba saat ini sudah sangat tidak menguntungkan.
Pemerintah Israel meyakini bahwa tekanan militer dan politik akan mempercepat keruntuhan otoritas keagamaan di Teheran secara perlahan.
Netanyahu berharap bahwa perubahan kekuasaan di Iran nantinya akan dipicu oleh pergerakan internal masyarakat Iran sendiri.
"Saya tidak akan merinci tindakan yang kami lakukan. Kami sedang menciptakan kondisi yang optimal untuk menjatuhkan rezim (Iran), tetapi saya tidak bisa menyangkal bahwa saya tidak yakin bahwa rakyat Iran akan menjatuhkannya, sebuah rezim yang dijatuhkan dari dalam," kata Netanyahu.
Ia memberikan sinyal kuat bahwa intelijen dan militer Israel terus bekerja di balik layar untuk melemahkan stabilitas rezim.
Baca Juga: DUAAARRRR Ledakan Besar Terdengar di Kota Yerusalem, Hujan Rudal Kiamat Iran Makin Brutal
"Namun kami pasti bisa membantu, dan kami memang sedang membantu," ucapnya menambahkan.
Dalam pidato tersebut, Netanyahu menegaskan bahwa peta kekuatan militer di kawasan Timur Tengah telah berubah drastis belakangan ini.
Ia berpendapat bahwa kemampuan tempur Iran telah merosot tajam akibat rentetan serangan udara yang dilakukan secara masif.
Menurut klaimnya, status Iran sebagai kekuatan besar di wilayah tersebut kini sudah mulai pudar dan kehilangan taji.
"Iran tidak lagi sebagai superpower yang sama," tegas Netanyahu merujuk pada hasil operasi militer selama dua pekan terakhir.
Kerusakan signifikan disebut telah dialami oleh kekuatan utama mereka, yakni IRGC dan kelompok paramiliter Basij.
Kehadiran Netanyahu dalam konferensi pers virtual ini sekaligus menepis berbagai isu miring mengenai kondisi kesehatan dan keberadaannya.
Sebelumnya, banyak spekulasi yang menyebutkan bahwa ia melarikan diri ke luar negeri untuk menghindari serangan drone dari Iran.
Situasi di Israel memang sempat mencekam karena hujan rudal yang terus berdatangan tanpa henti sejak perang meletus.
Namun, Netanyahu memilih waktu kemunculannya tepat setelah Mojtaba Khamenei memberikan pidato resmi pertamanya sebagai pemimpin tertinggi.
Langkah ini dianggap sebagai pesan psikologis bahwa Israel tetap berdiri tegak dan siap melanjutkan konfrontasi bersenjata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG
-
BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap