- Presiden Trump menantang kapal minyak melintasi Selat Hormuz meskipun Iran mengancam menyerang jalur vital tersebut.
- Ketegangan di Hormuz menyebabkan sekitar 1.000 kapal terjebak, mendorong harga minyak global melonjak di atas $100 per barel.
- Konflik meluas dengan serangan balasan AS/Israel di Teheran dan korban sipil bertambah di Lebanon serta Arab Saudi.
Khamenei sendiri mengeluarkan pernyataan tertulis pertamanya sejak menjabat, menegaskan Iran akan terus melawan dan berjanji membalas kematian warganya.
Trump di platform Truth Social menegaskan kampanye militer AS tidak akan berhenti. Ia menyebut Amerika memiliki "daya tembak tak tertandingi, amunisi tanpa batas, dan waktu yang panjang".
Pernyataan ini muncul setelah ia sebelumnya mengatakan perang akan segera berakhir.
Sementara itu, biaya perang bagi AS disebut sudah mencapai 11 miliar dolar. Namun, Bessent menepis anggapan bahwa angka itu akan membuat Washington mundur.
Di lapangan, serangan udara AS dan Israel menghantam beberapa wilayah di Teheran, memicu ledakan yang mengguncang rumah warga.
Saudi Arabia melaporkan berhasil menghancurkan 45 drone yang masuk ke wilayahnya. Di Israel, puluhan orang terluka akibat pecahan misil Iran di bagian utara.
Lebanon juga kembali jadi sasaran. Serangan Israel menghantam sejumlah lokasi, termasuk sebuah apartemen di Metn. Sejak konflik dengan Hezbollah kembali pecah, lebih dari 600 orang dilaporkan tewas di Lebanon.
Dengan kapal-kapal minyak masih terjebak dan perang yang terus melebar, Selat Hormuz kini menjadi simbol krisis energi sekaligus arena pertarungan geopolitik yang belum menunjukkan tanda mereda.
Baca Juga: Daftar Negara Korban Jalur Neraka Selat Hormuz, Bikin Ekonomi Kacau Imbas Perang Iran
Berita Terkait
-
3 Tetangga Indonesia Boncos Gara-gara Perang AS - Israel vs Iran
-
Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang
-
Kesal dengan Israel, Kim Jong Un Kepikiran soal Perang Nuklir
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Transjakarta Pasang 'Mata-Mata' AI di 5 Ribu Bus Demi Cegah Sopir Microsleep
-
India Krisis Gas: Restoran Hapus Menu Panas demi Hemat Bahan Bakar
-
Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas
-
Belum Tahu soal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras, Menko Yusril Langsung Koordinasi
-
KontraS Desak Aparat Usut Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Ada Upaya Pembungkaman?
-
DPR Dorong STIA LAN Bandung Bangun Laboratorium AI dan Big Data untuk Cetak ASN Digital
-
Dukcapil Temukan Nama dengan 79 Huruf: Terlalu Panjang untuk Kolom KTP!
-
Respons Aksi KPK, DPR: OTT Itu Penting, Tapi Penyelamatan Uang Negara Jauh Lebih Utama
-
Daftar Negara Korban Jalur Neraka Selat Hormuz, Bikin Ekonomi Kacau Imbas Perang Iran
-
Rismon Sianipar Mundur dari Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cium Aroma Kejanggalan