-
Pasukan khusus NOPO dikerahkan untuk melindungi Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei.
-
Mojtaba Khamenei dipastikan dalam kondisi sehat meski sempat dikabarkan terluka akibat serangan asing.
-
Garda Revolusi Islam berperan besar dalam mempercepat pengangkatan Mojtaba sebagai pemimpin nasional.
Suara.com - Situasi keamanan di Teheran kini berada dalam level siaga tinggi dengan pengerahan unit keamanan paling rahasia, penjaga nyawa pimpinan tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
Pemerintah Iran memutuskan untuk menugaskan pasukan kontra-terorisme paling tangguh demi menjamin keselamatan pemimpin baru mereka.
Langkah ini diambil menyusul wafatnya Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan militer berskala besar yang dilancarkan pihak asing.
Mojtaba Khamenei kini menjadi sosok sentral yang berada di bawah perlindungan ketat personel bersenjata lengkap.
Keamanan sang pemimpin menjadi prioritas utama setelah munculnya ancaman nyata terhadap stabilitas kepemimpinan nasional pasca-insiden tersebut.
Pasukan yang ditugaskan ini dikenal dengan sebutan NOPO, sebuah unit polisi antihuru-hara yang memiliki reputasi sangat disiplin.
Unit ini merupakan bagian dari Komando Pasukan Khusus yang telah berdiri sejak awal dekade 90-an di Iran.
Kehadiran NOPO di sisi Mojtaba mempertegas betapa seriusnya ancaman keamanan yang membayangi suksesi kepemimpinan ini.
Pengerahan pasukan berbaju hitam ini dilaporkan oleh media internasional sebagai respons atas situasi yang kian memanas di wilayah tersebut.
Baca Juga: Daftar Negara Timur Tengah Dihujani Rudal Neraka Iran
Seorang pejabat dari Dewan Nasional Perlawanan Iran (NCRI) memberikan pandangannya mengenai pergeseran fungsi unit elite ini.
Safavi menjelaskan bahwa nama unit ini sebenarnya memiliki makna mendalam yang berkaitan langsung dengan otoritas tertinggi negara.
NOPO adalah akronim Farsi untuk Nirouyeh Vijeh Pasdaran Velayat, yang diterjemahkan menjadi Pasukan Khusus untuk Melindungi Pemimpin Tertinggi.
Ia juga menambahkan bahwa loyalitas dan lingkup kerja pasukan ini melampaui sekadar perlindungan fisik bagi individu tertentu.
Unit NOPO diketahui memiliki tingkat pelatihan yang jauh lebih intensif dibandingkan dengan unit militer reguler lainnya di Iran.
Mereka beroperasi secara independen dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan memiliki spesialisasi dalam operasi berisiko tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Prabowo Minta Luhut sampai Purbaya Sampaikan Laporan Terbuka di Sidang Kabinet Paripurna
-
Jelang Putusan! Nasib Direktur PT WKM, Lee Kah Hin di Kasus Sumpah Palsu Ditentukan Pekan Depan
-
Akui Ijazah Jokowi Asli, Rismon Bakal Tulis Buku Antitesis dari "Jokowi's White Paper"
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta
-
Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas
-
Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli
-
Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng