-
Pasukan khusus NOPO dikerahkan untuk melindungi Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei.
-
Mojtaba Khamenei dipastikan dalam kondisi sehat meski sempat dikabarkan terluka akibat serangan asing.
-
Garda Revolusi Islam berperan besar dalam mempercepat pengangkatan Mojtaba sebagai pemimpin nasional.
Secara organisasi, unit ini terbagi ke dalam enam brigade yang tersebar di beberapa kota strategis seperti Teheran dan Mashhad.
Kekuatan mereka dianggap sebagai instrumen vital untuk menjaga ketertiban serta menekan potensi gejolak di masyarakat.
Banyak analis menilai bahwa ketergantungan rezim pada NOPO disebabkan oleh tingkat kepercayaan yang sangat tinggi dari pemimpin tertinggi.
Safavi menekankan bahwa keunggulan unit ini terletak pada persenjataan dan efektivitas tempur mereka yang luar biasa.
Eksistensi mereka menjadi jaminan bahwa transisi kekuasaan kepada Mojtaba tetap berjalan di bawah kendali penuh pemerintah.
Ketidakpercayaan terhadap unit keamanan lain membuat NOPO menjadi pilihan tunggal untuk menjaga ring satu kepemimpinan.
Peralatan yang dimiliki oleh personel NOPO mencakup teknologi militer terkini yang tidak dimiliki oleh unit kepolisian biasa.
Meskipun beberapa anggota unit ini dikabarkan gugur saat serangan yang menewaskan Ali Khamenei, operasional mereka tetap berjalan.
Safavi mencatat bahwa unit ini kini membagi fokusnya antara perlindungan personal dan pengamanan objek vital negara.
Baca Juga: Daftar Negara Timur Tengah Dihujani Rudal Neraka Iran
Aktivitas unit elite ini dilaporkan kian intensif, terutama di sekitar fasilitas penjara yang menampung tahanan politik sensitif.
Mereka bertindak cepat untuk meredam segala bentuk perlawanan internal yang mungkin muncul di masa transisi yang rentan ini.
Safavi juga membeberkan catatan masa lalu unit ini saat menangani aksi protes massal di berbagai wilayah Iran.
Kini, fokus utama mereka adalah memastikan Mojtaba Khamenei tetap aman saat ia mulai menjalankan tugas kepemimpinannya.
Sebelum tampil secara resmi, publik sempat dihebohkan dengan kabar bahwa Mojtaba mengalami cedera serius dalam serangan udara.
Beberapa laporan menyebutkan adanya luka fisik yang mengharuskannya menjalani perawatan di lokasi rahasia yang terisolasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki