-
Kabar Benjamin Netanyahu meninggal dunia dipastikan tidak benar berdasarkan laporan berbagai media internasional.
-
Rumor kematian dipicu oleh video dengan anomali jari dan laporan media dari Iran.
-
Netanyahu tetap menjalankan tugas kenegaraan dan melakukan kunjungan kerja di berbagai wilayah Israel.
Suara.com - Dunia maya baru-baru ini diguncang oleh spekulasi liar mengenai nasib pemimpin tertinggi Israel, Benjamin Netanyahu.
Isu yang beredar luas menyebutkan bahwa Benjamin Netanyahu telah mengembuskan napas terakhirnya di tengah gejolak politik.
Perhatian masyarakat global terfokus pada sebuah rekaman pidato yang dianggap memiliki kejanggalan visual yang sangat mencolok.
Beberapa netizen menyoroti bagian tangan sang perdana menteri yang terlihat seolah memiliki jumlah enam jari.
Fenomena ini lantas melahirkan berbagai teori konspirasi yang menuding rekaman tersebut sebagai hasil manipulasi kecerdasan buatan.
Meski demikian, fakta lapangan hingga detik ini tidak menunjukkan adanya bukti otentik atas kabar kematian tersebut.
Gelombang desas-desus ini disinyalir bermula dari pemberitaan sebuah agensi media yang berbasis di Teheran, Iran.
Tasnim News Agency merupakan pihak yang pertama kali mengembuskan kemungkinan bahwa Netanyahu menjadi korban serangan balasan.
Dalam laporannya, media tersebut mengaitkan absennya sang pemimpin dari ruang publik dengan kondisi kesehatan yang fatal.
Baca Juga: Tanda-tanda Perang AS - Israel vs Iran Berakhir versi Donald Trump
Informasi yang masih bersifat spekulatif ini langsung menyebar tanpa kendali melalui berbagai platform komunikasi digital internasional.
Tasnim juga memaparkan beberapa poin yang dianggap sebagai perilaku tidak lazim dari aktivitas harian sang pemimpin.
Salah satu alasan utamanya adalah jeda waktu pengunggahan konten di saluran komunikasi resmi yang dianggap terlalu lama.
Tercatat sudah hampir tiga hari berlalu tanpa ada video pidato terbaru yang dibagikan kepada masyarakat luas.
Selain itu, foto-foto dokumentasi kegiatan kenegaraan juga tidak muncul selama kurang lebih empat hari berturut-turut.
Kondisi tersebut dinilai ganjil mengingat Netanyahu merupakan figur yang sangat aktif menjalin komunikasi visual dengan warganya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK